< >

Persik Tetap Tolak Pasang Logo Djarum

Kamis, 28 April 2005 05:27
Kapanlagi.com - Kubu Persik Kediri tetap mempertahankan sikap seperti semula yakni bersikeras menolak pemasangan logo Djarum Super sebagai sponsor utama Ligina XI/2005.

"Kami minta agar PSSI lebih bersikap bijaksana dan tidak memaksa kami yang sudah melakukan kontrak tertulis dengan Gudang Garam," kata Iwan Budianto, manajer Persik Kediri usai pertandingan melawan Persmin di Kediri, Jawa Timur, Rabu petang.

Ia mengatakan pihaknya lebih lunak dalam menyikapi persoalan itu dibanding pada saat sebelum digulirkannya kompetisi bebeberapa waktu lalu.

"Kami sudah memenuhi permintaan PSSI untuk menyampaikan hal itu kepada sponsor kami. Sebagai perusahaan publik tentu Gudang Garam keberatan kalau kami harus memasang logo sponsor lain, inilah yang harusnya difahami oleh PSSI," ujarnya.

Oleh karena itu, menantu Walikota Kediri HA Maschut itu meminta agar PSSI bisa bersikap lunak dan tidak terus-menerus mempermasalahkan pemasangan logo sponsor.

Apalagi, timnya sudah merasa legowo tidak menerima dana subsidi PSSI sebesar Rp400 juta dalam kompetisi tahun ini sebagai bentuk konsekuensi dari penolakan pemasangan logo sponsor.

Sejauh ini tinggal dua klub Ligina yang masih bermasalah dengan PSSI terkait pemasangan logo sponsor, yakni Arema Malang dan Persik Kediri.

Selain menolak pemasangan logo sponsor di kostum pemain, kedua klub yang dibiayai oleh dua perusahaan rokok terbesar di Jatim itu juga tak bersedia memasang papan reklame di seputar stadion yang menjadi home base dua klub tersebut.

Dalam siaran persnya di Jakarta beberapa waktu lalu, PSSI telah menganggap keputusan pemasangan logo sponsor utama, yakni Djarum Super sudah final dan semua klub kontestan Ligina wajib mematuhinya.

Namun ternyata Persik dan Arema tetap bersikeras menolak keputusan PSSI yang dianggap merugikan dua klub tersebut. (*/lpk)