Demikian kata Ketua Umum Persikota, H. Wahidin Halim. Menurut dia, ada laporan dari pihak menejer dan pelatih bahwa Alek Daniel diusulkan untuk diputus kontraknya dengan alasan bahwa dari tiga kali pertandingan belakangan ini kinerjanya sangat mengecewakan, selama dia memperkuat tim pada kompetisi Liga Indonesia (LI) XI 2005.
Sedangkan pelatih Persikota Safrudin Pabanyo mengatakan bahwa dirinya tidak mau lagi memakai Alek Daniel, karena kinerjanya dibawah standar sebagai pemain asing, maka diusulkan untuk diputus kontraknya. Pihaknya sudah menyampaikan masalah ini kepada pihak manajemen agar tidak memperpanjang kontrak dengan pemain tersebut, bahkan untuk menjadi pemain cadangan pun tidak dilakukan.
Sedangkan dia sejak dikontrak manajemen Persikota pertengahan Januari 2005 lalu tidak menunjukan kinerja yang maksimal, kemampuannya hampir sama dengan pemain lokal. Pihak manajemen harus mengeluarkan nilai nominal kontrak yang relatif besar, sama dengan pemain asing lainnya, serta ditambah gaji setiap bulan yang harus dia diterima.
Pelatih juga sudah memerikan peluang kepada pemain berambut putih tersebut pada tiga kali pertandingan sebelumnya yakni dengan PSIS di Stadion Jatidiri Semarang, Jateng, menghadapi PSS Sleman dan PSPS Pekanbaru di Stadion Benteng, Tangerang pekan lalu.
Penilaian terakhir diputuskan oleh pelatih saat menghadapi Semen Padang di Stadion Benteng, Minggu lalu. Saat ini Persikota hanya memiliki empat pemain asing seperti Cesar Bravo (Brazil), Ferry Sah Kollie (Liberia), Esteban Busto (Argentina), dan Samuel Selby (Liberia). (*/tut)