Data Reuters pukul 08:30 BBWI menunjukkan rupiah pagi ini masih steady di level Rp9.540, diperkirakan siang nanti masih akan berpotensi menguat dalam kisaran kuat.
Satu dealer bank asing mengungkapkan transaksi Fine Tune Kontraksi (FTK) yang dilakukan Bank Indonesia mampu menyerap rupiah dalam jumlah signifikan. Kondisi ini ditambah lagi dengan penyerapan likuiditas rupiah melalui transaksi penjualan Surat Utang Negara yang berhasil menyerap kelebihan likuditas sebesar Rp3 triliun.
Sedangkan dolar AS terhadap mata uang regional pagi ini ditransaksikan bervariasi seperti terhadap dolar Singapura stabil di level SIN$1,649, dan menurun terhadap dolar Hong Kong pada posisi HK$7,798. (bis/erl)