< >

Parma Ditahan Imbang CSKA di Kandang

Jum'at, 29 April 2005 16:16
Kapanlagi.com - Duakali juara Piala UEFA Parma yang tampaknya menurunkan tim cadangan, ditahan 0-0 oleh CSKA Moscow pada pertandingan pertama semifinal Piala UEFA, Kamis. 7.298 penonton hanya disuguhi penampilan kedua kiper yang 'sepi' serangan pertandingan yang banyak dihiasi kesalahan dan dengan kedua kubu menunjukkan lebih banyak ambisi.

"Saya kira ini pertama kali saya melihat pertandingan dengan begitu banyak pergantian," kata pelatih CSKA Valery Gazzayev. "Saya minta pendekatan yang tenang dari para pemain karena kami mempunyai tujuh dari mereka yang dikenai kartu kuning. Saya kira kami mencapai apa yang kami inginkan dari hasil ini."

Pelatih Parma Pietro Carmignani telah berhasil bertahan di Serie A yang menjadi prioritasnya dan ia menyerahkan debut kepada pemain tengah berusia 19 tahun Davide Furlan -- salah satu dari empat anggota tim remaja klub tersebut pada susunan pemain awal.

Pencetak gol terbanyak Alberto Gilardino dan pemain tengah yang kreatif Domenico Morfeo keduanya tidak dimainkan melawan tim asal Rusia, yang bertujuan menjadi tim Moscow pertama yang memenangi gelar Eropa. Meskipun banyak pergantian, tidak banyak pilihan bagi kedua tim pada babak pembuka yang menyedihkan.

Milos Krasic hampir memecahkan "deadlock" hanya beberapa saat menjelang turun minum ketika ia menaklukkan dua pemain dan menyelipkan bola kepada Deividas Semberas namun tendangan pemain belakang itu terlalu tinggi dan melebar. Parma mengandalkan serangan balik tetapi itu terjadi tidak sampai pertandingan berlangsung satu jam.

Mereka membuka pertahanan Moscow dengan Francesco Ruopolo menyerbu tepat sebelum menembakkan bola yang melebar dari gawang Igor Akinfeyev. CSKA mendekat pada menit ke-76 saat tendangan bebas dari Sergei Ignashevich melesat melewati mistar gawang.

Enam menit kemudian pemain Parma Fabio Vignaroli membawa penyelamatan pertama dilakukan kedua kiper dengan tendangan keras sejauh 20 meter yang ditangkis oleh kiper CSKA Igor Akinfeyev. Gazzaev mengharapkan pertandingan yang sangat berbeda pada pertandingan kedua di Moscow Kamis mendatang.

"Di kandang sendiri kami akan bermain dengan semangat yang sama sekali berbeda dan saya yakin kami akan tampil lebih baik dari hari ini," katanya. "Saya memperkirakan penonton akan tiga atau empat kali lebih banyak dan kami akan melakukan segalanya untuk memberi para pendukung kami sesuatu yang bisa dirayakan."

Carmignani memuji pendekatan yang dilakukan pemain mudanya: "Kami berada di atas segalanya dan kami bermain dengan hati dan otak," katanya. "Kami membuat pertandingan tetap terbuka dan sekarang mereka harus mengalahkan kami karena kami akan lolos dengan (mencetak) draw."

Ia tidak akan memasukkan pemain internasional Italia Gilardino pada pertandingan "return" nanti. "Ia perlu istirahat. Serie A datang lebih dulu pada kami," katanya. (*/tut)