Pengusaha minyak dan logam yang pemalu itu membeli Chelsea tahun 2003 senilai 100 juta dolar AS dan membelanjakan 400 juta dolar AS untuk membeli pemain.
Dua tahun kemudian, modal yang dibelanjakan Abramovich tersebut terbayar ketika Chelsea merebut gelar juara Liga Inggris untuk pertama kali setelah 50 tahun terakhir.
"Masyarakat di sini bangga, orang seperti dia yang berasal dari negeri ini dapat membentuk sebuah tim yang hebat, suatu tim yang menarik untuk ditonton," kata Nikolai Roganov, kepala bagian olahraga suratkabar olahraga Sovietsky.
Namun, ia melanjutkan, ada perasaan negatif dari masyarakat Rusia mengapa pengusaha Rusia itu memilih membelanjakan uangnya untuk mengembangkan klub sepakbola Inggris, bukannya klub Rusia.
Ketertarikan orang Rusia terhadap Chelsea meningkat. Stasiun televisi menayangkan pertandingan Chelsea sesering mungkin dan para suporter asal Rusia membentuk Chelsea Fan Club.
"Sebelumnya, orang Rusia tertarik dengan Manchester United, Arsenal, dan Liverpool, tetapi kini Chelsea semakin populer di antara mereka," kata Roganov.
Walikota Moskow Yuri Luzhkov menuduh Abramovich menghina tanah airnya ketika ia membeli Chelsea.
Tetapi, Abramovich, seperti orang Rusia lain yang amat kaya, meraih kekayaan dari kekacauan ekonomi yang terjadi saat privatisasi perusahaan Rusia setelah bubarnya Uni Soviet .
Ia juga sempat berbuat sesuatu untuk klub sepakbola Rusia dengan menandatangani kontrak kerjasama senilai 54 juta dolar AS dengan klub sepakbola Moskow, CSKA, tahun lalu.
Abramovich tetap populer di London. Pada musin dingin tahun lalu, pendukung di Stamford Bridge menggunakan topi bulu ala Rusia dan sebelum pertandingan melalui pengeras suara sempat diperdengarkan musik Rusia.
Sering Jadi 'Headline'
Di luar lapangan, Abramovich yang berusia 38 tahun sering menjadi berita utama (headline) koran Rusia yang menceritakan tentang kebiasaan belanjanya, kemampuan teknis kapal yachtnya yang terbaru atau menjelaskan secara rinci tentang luas peternakan yang baru dibelinya.
Bahkan, pemain-pemain Chelsea yang dibayarnya dengan honor tinggi dibuat kagum dengan kekayaannya saat Abramovich mengundang mereka ke salah satu tempat peristirahatannya yang dijaga ketat di Monako, tahun lalu.
Abramovich, yang telah menjadi yatim piatu saat berusia lima tahun, jarang memberi kesempatan wawancara kepada wartawan. Begitu sulitnya ia ditemui, sehingga sebuah suratkabar mengadakan kompetisi untuk mendapatkan foto Abramovich.
Di Stamford Bridge, ia selalu dikawal ketat. Jika ia menggunakan lift, tidak satu pun orang yang diperkenankan ikut bersamanya.
Majalah Forbes akhir-akhir ini memperkirakan kekayaan Abramovich mencapai 13,3 miliar dolar AS, yang membuatnya menjadi orang terkaya di Rusia dan orang terkaya ke-21 di dunia. Ia juga menjalin persahabatan dengan beberapa orang paling berkuasa di Rusia.
Pada pertandingan Piala Champions antara CSKA dan Chelsea tahun lalu, tamu istimewa Abramovish hadir ikut menonton, di antaranya mantan Presiden Boris Yeltsin dan dua calon pemimpin Rusia masa depan, yakni Menteri Pertahanan Sergei Ivanov dan mantan Perdana Menteri Rusia Mikhail Kasyanov.
Orang-orang yang dekat dengan Abramovich yang sulit dipahami itu mengatakan pria tersebut sangat dikendalikan dengan rencana yang dibuatnya. Dan jika tujuannya telah tercapai, maka ia akan kehilangan minat atas rencananya yang dibuatnya itu dan mencari tantangan baru.
Tetapi pelatih Chelsea Jose Mourinho mengatakan ia sangat terkesan dengan semangat besar Abramovich.
Dia menghadiri hampir semua pertandingan dan menyempatkan diri berbicara dengan para pemain di kamar ganti seusai pertandingan, meski di bawah pengawalan. Jika hujan turun, seorang pria bersiaga memayunginya.
Dia juga secara teratur mengunjungi tempat berlatih tim Chelsea di Surrey.
Pemimpin eksekutif Chelsea Peter Kenyon telah memberi jaminan kepada para pendukungnya bahwa Abramovich merencanakan proyek jangka panjang bagi Chelsea dan klub tersebut bisa mengembalikan modalnya dalam lima tahun sehingga tidak perlu lagi bergantung pada uang Abramovich. (*/dar)
saya sangat senang dengan abrahimovic karena telah membeli chelsea,klub kesayangan saya.jesus bless you.