< >

Indonesia Temukan Kasus Polio Kedua

Kamis, 05 Mei 2005 10:00
Kapanlagi.com - Pemerintah Indonesia membenarkan adanya kasus kedua polio, sehari setelah diumumkan munculnya kembali penyakit ini di Indonesia. Kasus polio yang diumumkan Selasa, adalah kasus pertama setelah selama hampir sepuluh tahun pemerintah tidak mencatat adanya kemunculan penyakit tersebut.

Pemerintah juga menegaskan mampu mencegah penyakit ini menyebar. Dengan demikian terdapat dua anak di dua kecamatan bertetangga di kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang dilaporkan positif terkena polio. Direktur Jendral Pemberantasan Penyakit Menular Umar Fahmi Ahmadi mengatakan wabah polio yang sekarang ini diduga kuat datang dari Afrika.

Wabahini diperkirakan dibawa masuk oleh pekerja Indonesia dari Timur Tengah. Upaya terus dilakukan untuk membendung merebaknya wabah polio tersebut, antara lain dengan memulai program vaksinasi kepada jutaan anak-anak di Jawa Barat. Neneng Fatimah Rasmiati dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat menegaskan dalam waktu dekat akan dilakukan semacam Pekan Imunisasi Nasional (PIN).

''Itu dilakukan di tiga provinsi. Kami juga memberikan penyuluhan. Cuma ada anggota masyarakat yang tidak bersedia diimunisasi,'' kata Rasmiati. ''Padahal kalau kita mengacu pada target WHO, cakupan imunisasi adalah 80 persen atau lebih. Jadi yang tidak terkena imunisasi ini menjadi rawan terkena polio.'

Terungkap pula ada beberapa orang tua yang menolak anaknya diimunisasi, antara lain dengan alasan relijius. Karenanya ia meminta ada kerjasa sama dengan lembaga perlindungan anak dan Majelis Ulama Indonesia untuk memasyarakatkan imunisasi polio.

Polio biasanya menyerang anak-anak dan menyerang sistem syaraf. Penyakit ini menyebabkan kelumpuhan dan pengecilan otot. Sejauh ini penyakit ini tidak bisa disembuhkan. Cakupan vaksinasi polio secara umum di Indonesia mencapai 90 persen, namun di Jawa bagian barat sekitar 55 persen.

Polio telah menghilang di negara-negara maju, namun masih menjadi wabah di Nigeria. Wabah polio menjadi makin parah pada 2003 ketika sejumlah pemuka Islam di Nigeria menyebar isu bahwa vaksin polio antara lain diisi dengan zat yang membuat warga Muslim mandul.

Hingga pertengahan abad lalu, ketika vaksin ditemukan, wabah polio terjadi di seluruh dunia. Penyebaran penyakit ini berhasil diatasi setelah dilakukan kampanye vaksinasi global secara besar-besaran. (bbc/tut)