< >

Ambrosini Antar Milan ke Final Champion

Kamis, 05 Mei 2005 12:22
Kapanlagi.com - Massimo Ambrosini mencetak gol pada detik-detik akhir ketika tim raksasa Italia AC Milan melangkah ke final Liga Champion ke-10 kalinya Rabu malam kendati kalah 3-1 dari tim Belanda PSV Eindhoven.

Gol melalui sundulan kepala Amrosini terjadi ketia pertandingan terlihat akan dilanjutkan dengan perpanjagnan waktu, dengan PSV unggul 2-0 ketika Park Ji Sung dan Philipp Cocu membatalkan keungguilan Milan di kandang sendiri ketika menang pekan lalu. Cocu mencetak gol ketiga PSV dalam injury time, tapi tim Belanda itu perlu mencetak gol keempat untuk melangkah ke final.

Dalam final 25 Mei di Istanbul, juara enam kali AC Milan bertemu Liverpool, yang baru saja menundukkan liga utama Chelsea 1-0 dalam pertandingan mengesankan di Andield Selasa. Milan sudah merebut tropi Eropa paling bergengsi itu pada 1963, 1969, 1989, 1990, 1994 and 2003 dan menjadi runner-up pada 1958, 1993 and 1995.

"Ini mungkin penampilan terburuk kami dalam kampanye. Selamat untuk PSV. Kini kami perlu istirahat. Kami belum memikirkan tentang Liverpool, tapi mengenai Juventus," kata bintang striker Milan Andrei Shevchenko. Ambrosini berkata, "Kami harus belajar dari kesalahan kami malam ini dan memikirkan final yang sudah menunggu."

Kapten PSV Mark van Bommel kecewa karena juara 1988 itu tidak mampu melangkah ke final kedua kalinya. "Pada kedua pertandingan kami lebih baik, tapi mereka mencetak gol penting di kandang lawan. Kami bermain amat bagus dan berusaha mendapatkan gol ketiga. Tapi pada akhirnya kami kehabisan tenaga."

PSV yang underdog mulai meningkat harapan mereka dengan pemain tengah asal Korea Selatan Park menembakkan bola tinggi yang bersarang pada gawang lawan melalui tembakan dari jarak enam meter sebelum bekerjasama melawan Milan dan kiper asal Brazil mereka Dida mencetak gol pertamanya menit ke-623 selama bertanding dalam Liga Champion sejak dikalahkan Barcelona pada 2 November 2004.

Pelatih Milan Carlo Ancelotti memperkuat barisan pertahanannya ketika pada babak kedua memasukkan Khaka Kaladze menggnatikan kapten veteran Paolo Maldini, yang mengalami cedera kepala ketika berakrobatik sebelumnya dengan Vennegoor.

Tapi barisan pertahanan Milan kembali membuat kejutanb pada menit ke-65 ketika pemain Korea lainnya di Eidhoven, Lee Young Pyo, memperdaya pemain veteran Brazil Cafu di sayap kiri dan Cocu mencetak gol melalui umpan akurat untuk menjadikan skor agregat 2-2.

Pemain pengganti Robert, memaksa Dida melakukan penyelamatan ketika pertandingan tinggal 15 menit sebelum Ambrosini mencapai target menit ke-80. Ambrosini yang memakai ban lengan kapten setelah Maldini meninggalkan lapangan, memperoleh peluang kedua dari umpan silang Kaka langsung membalas melalui tendangan voli dari Cocu, tapi tak mampu mencetak gol penting keempat dalam menit-menit akhir. (*/tut)