Warga Padang Mulai 'Kebal' Isu Tsunami

Kapanlagi.com - Warga Kota Padang mulai relatif tenang, tidak lagi terbawa jauh gelombang isu yang mengatakan akan terjadi gempa bumi dahsyat yang diikuti gelombang tsunami. Pemantauan di Padang, Kamis, cuaca sepanjang pagi hingga siang hari cukup mendung, namun warga tetap beraktivitas seperti biasa.

Banyak diantara mereka yang memanfaatkan hari libur Kenaikan Isa Al Masih untuk mengunjungi obyek wisata Pantai Padang dan Pantai Bungus Teluk Kabung. Warga baru berangsur-angsur pulang ke rumahnya masing-masing atau meninggalkan obyek wisata pantai, menyusul hujan mengguyur Kota Padang dan sekitarnya pada sore hari.

Situasi tenang mulai terlihat setelah paranormal kondang Ny. Loren menegaskan dirinya tidak pernah meramalkan akan terjadi gempa dan tsunami di Kota Padang. Ia menilai ada oknum yang tak bertanggungjawab yang sengaja menyebarkan isu tersebut. Pasalnya dirinya tak pernah meramal sejauh itu.

Menyusul bantahan itu, sejumlah warga menyambut positif dan percaya tidak akan terjadi gempa yang disusul tsunami, namun sebagian kecil warga mengatakan hanya pasrah, atau tetap mengungsi untuk berjaga-jaga. Namun demikian, secara keseluruhan aktivitas warga berjalan normal termasuk pasar dan juga suasana lalu-lintas di beberapa ruas jalan Kota Padang terlihat ramai.

Warga relatif tenang dan tidak memperlihatkan kekhawatiran terhadap isu akan tejadi gempa dan tsunami. Salah seorang warga Ulu Gadut, Natasa mengatakan bersyukur bila isu tragis itu tidak sampai menjadi kenyataan. Karena isu tersebut telah mengakibatkan warga panik dan khawatir.

"Beberapa ibu rumah tangga yang menyekolahkan anak di sekolah-sekolah yang berdekatan dengan Pantai Padang, sejak isu berhembus melarang anak-anaknya masuk sekolah, karena khawatir digulug gelombang tsunami."

Sementara itu, seorang warga Perumahan Singgalang Zulkifli mengatakan, memang ada beberapa warga yang melakukan pengungsian pada sore hari kemudian datang pada pagi hari. "Jumlah warga yang mengungsi hanya sedikit, kebanyakan tetap bertahan di rumah masing-masing," ujarnya

Salah seorang warga kawasan pesisir Pantai Padang, Liani, mengatakan, secara umum warga yang berdomisili radius sepuluh sampai 100 meter dari bibir pantai tetap tenang, bahkan nelayan tetap melaut. "Secara umum warga tetap percaya diri tidak akan terjadi tsunami, namun memang ada sedikit warga yang mengungsi. Kalau kami serahkan saja kepada Tuhan."(*/tut)

©2003-2007 KapanLagi.com