Lille Menang, Lyon Harus Tunggu

Kapanlagi.com - Kemenangan Lille satu gol tanpa balas atas PSG Sabtu membuat Olympique Lyon harus menunggu sampai mereka menuntaskan pertandingan melawan AC Ajaccio Minggu. Jika Lyon mampu mengalahkan Ajaccio maka tim besutan Paul Le Guen ini akan mampu merebut gelar ke-4 Liga Utama Perancis secara berturut-turut.

Sampai pekan ke-35, Lyon untuk sementara masih unggul 8 angka dari Lille. Lyon memuncaki klasemen dengan 69 angka dari 34 pertandingan sementara Lille 61 angka dari 35 pertandingan. Sehingga pertandingan melawan Ajaccio di Stade Gerland akan menjadi momen sendiri bagi Lyon.

Kemenangan akan membuat mereka merayakan pesta dikandang mereka sekaligus menyamakan diri dengan St Etienne dan OM Marseille sebagai klub yang mampu mengggemgam juara Liga Utama Perancis empat kali berturut-turut.

Keberhasilan Lille menunda perayaan kemenangan Lyon terjadi saat pemain pengganti Kevin Mirallas mampu menjebol gawang PSG hanya lima menit menjelang pertandingan usai. Padahal Mirallas yang baru berusia 17 tahun ini masuk kelapangan pada menit ke-81 menggantikan top scorer Lille, Matt Moussilou.

Tambahan tiga angka ini membuat Lille unggul tiga angka bersih dari peringkat ketiga AS Monaco yang hanya mampu bermaim imbang tanpa kacamata dengan Stade Rennes. "Pelatih memberikan kepercayaan kepada saya dan beruntung saya mampu mencetak gol kemenangan," ujar Mirallas. Ia tidak memungkiri bahwa keinginan para pemain untuk bermain diajang Eropa musim depan telah membuat Lille terpacu.

Karena dengan menduduki peringkat kedua di akhir musim kompetisi maka Lille akan mendampingi Lyon bertanding diajang Piala Champions Eropa secara langsung dan tidak perlu melaluinya dari babak kualifikasi. "Kami mampu melakukan tugas dengan baik hari ini," ujar pelatih Lille Claude Puel.

Pule mengakui PSG bukanlah lawan yang mudah namun pemain asuhanya mampu melalui pertandingan ini dengan baik. "Saya senang dengan hasil ini," jelas Puel. Langkah Lille tampil di ajang Piala Champions musim depan semakin dipermudah karena peringkat emppat Marseille secara mengejutkan dikalahkan oleh Caen 2-3.

Menghadapi Ajaccio, Lyon memiliki masalah dengan sejumlah isu bakal hengkangnya sejumlah pemain inti dan pelatih Paul Le Guen. Namun Le Guen menolak bawah dirinya telah dikontak oleh PSG. Menurut Le Guen dirinya akan mulai membicarakan masa depanya setelah kompetisi usai.

Isu hengkangnya Le Guen ke PSG tidak terlepas dari terpilihnya Pierre Blayau sebagai presiden PSG pekan silam. Dimana Blayau yang mantan presiden Stade Rennes ini merupakan teman karib dari Le Guen. Sebuah angka dari pertandingan melawan Ajaccio mungkin sudah cukup bagi Lyon dan setelah itu Le Guen diperkirakan baru akan bertemu dengan presioden Lyon Jean-Michel Aulas untuk membicarakan masa depannya. (jkn/tut)

©2003-2007 KapanLagi.com