< >

Barca Kian Dekati Gelar Spanyol

Senin, 09 Mei 2005 11:21
Kapanlagi.com - Barcelona makin dekat untuk merebut gelar ke-17 Spanyol ketika mereka menang 2-0 atas Valencia Minggu. Klub Catalan itu memimpin atas rival terdekat dan terberat mereka Real Madrid dengan enam poin sementara menyisakan tiga pertandingan. "Ini merupakan ujian penting. Benar kini kita mendekati gelar liga. Kita hanya perlu satu kemenangan lag."

Demikian kata pelatih Barca Frank Rijkaard. Kemenangan atas klub yang terancam degradasi Levante Sabtu mendatang, akan memungkinkan Barca berpesta ketika mereka berhasil mengungguli Real dalam Liga Spanyol.

Tapi Rijkaard kurang sependapat karena dengan kemenangan keempat beruntun Barca, pelatih asal Belanda itu tahu dia menghadapi halangan besar di kandang sendiri untuk memenangi liga. "Itu bukan pertandingan paling menarik. Terlalu banyak kesalahan, bola sering diluar jangkauan, tapi sampai tahap ini hasil yang diperoleh cukup memadai."

"Kini pekan depan kita harus mampu merebut tiga poin. Para para pemain harus bisa menghadapi tekanan. Kita sudah di puncak klasemen untuk waktu yang jadi harus bisa memanfaatkannya. Dengan hasil ini kita tahu segala sesuatu sudah di tangan kita."

Gol spektakuler dari Ronaldinho setelah 28 menit memecah kebuntuan. Pemain asal Brazil itu membuktikan mengapa dia patut terpilih sebagai pemain terbaik dengan menggiring bola dari arah kanan sebelum menembakkannya dari jarak 20 meter. Rijkaard memberikan pujian terhadap pemain itu, sama seperti terhadap yang lainnya yang merupakan arsitek dari keberhasilan Barca musim ini.

"Pemain hebat adalah yang tahu momentum buruk dan itulah yang dilakukan Ronaldinho. Golnya membuat kita tenang," katanya. Baru saja dua menit setelah gol pembukaan, Ronaldinho membuka jalan melalui pemain tengah Valencia sebelum memberikan bola kepada Samuel Eto`o.

Pemain terbaik Afrika dan pencetak gol terbanyak dalam divisi satu Spanyol itu, berhasil menembus pertahanan lawan untuk mencetak gol ke-24 liga musim ini dari kiri kotak penalti. "Saya belum pernah melihat kualitas mental seperti ini pada tim lain. Mereka masuk ke lapangan dengan mengetahui apa yang akan dilakukan Madrid dan mereka konsentrasi pada permain mereka sendiri," ujar Rijkaard.

Valencia juga bermain pada seperempat jam terakhir dengan sepuluh pemain setelah pemain belakang internasional Spanyol Carlos Marchena mendapat kartu merah karena mentekel keras Deco. Real Madrid kini untuk kedua musim beruntun tanpa tropi utama, kegersangan mereka setelah 21 tahun, kendati mencatat tujuh kali menang dengan yang terakhir menggunduli Racing Santander 5-0 Sabtu.

Ronaldo dan Raul Gonzalez masing-masing mencetak dua gol dan Michael Owen juga mencapai target. Tim posisi ketiga Sevilla mengalami kemunduran ketika dikalahkan rival setempat dan juga penantang dalam Liga Champion Real Betis 1-0 Sabtu. Sevilla kini setara dalam poin dengan Villarreal, yang beruntung menang 2-0 atas Malaga Minggu.

Dau gol cepat pada pertengahan babak kedua dari Juan Roman Riquelme dan Santi Cazorla, memberikan tiga poin penting bagi Villarreal. "Hasil 2-0 secara total menguntungkan kita dan itu tidak fair terhadap Malaga. Kita beruntung, tapi kemudian terdapat tim lain musim ini ketika kita mendapat apa yang pantas kita dapatkan," kata pelatih Villarreal Manuel Pellegrini.

Pada bagian lain klasemen, Numancia terkena degradasi ketika mereka kalah 3-0 dari Espanyol Minggu. Jose Emilio Amavisca membuka skor bagi tim asal Barcelona itu yang naik ke urutan lima, berkat tembakan dari jarak 20 meter setelah 55 menit.

Ferran Corominas segera menambah keunggulan Espanyol sebelum pemain Numencia Patricio Graff memasukkan bola ke gawangnya sendiri ketika pertandingan tinggal tujuh menit. Albacete mencetak kemenangan 3-1 atas tim yang juga terancam degradasi Levante, kemenangan pertama mereka dalam 13 kali tampil. (*/tut)