Hal itu dikatakan oleh Tim Arkeologi Banjar Baru, Bambang Sekti, SS dan Nugroho Aryo, SS seperti disampaikan Pj (Pejabat) Bupati Pasir, Adi Buchari Muslim di Tanah Gerogot, Rabu.
Meskipun ternyata berasal dari paus bongkok yang tidak memiliki gigi/hanya makan plankton, namun tetap menjadi misteri karena mamalia ini harus menempuh ratusan bahkan ribuan kilometer dari Lautan Pasifik dan Hindia untuk sampai ke wilayah tersebut.
"Jadi dari sisi ilmu pengetahuan tetap memiliki nilai sangat tinggi, meskipun ternyata bukan dari fosil binatang purba atau jenis dinosaurus," katanya.
Hal yang menarik, katanya, temuan tulang --bukan fosil-- itu untuk wilayah Indonesia adalah yang kedua, karena yang pertama masih tulangnya masih disimpan di Museum Banjarmasin.
Di lautan Indonesia mamalia jenis ini kebanyakan adalah paus biru, sehingga paus bongkok ini diperkirakan terdampar di lautan Tanjung Aru karena Selat Makkasar tepat berada antara Laut Filipina dan Cina.
Mengenai usianya, perlu penelitian lebih spesifik karena melalui penelitian di Laboratorium Atom Nasional baru bisa ditentukan dengan radiasi karbon.
Sebelumn warga di Semengot, Kecamatan Tajung Harapan, Kabupaten Pasir, Kamis (14/4) dikejutkan dengan penemuan yang disangsakan dari fosil binatang purba berukuran raksasa yang terpendam di bawah akar pohon bakau Desa Aru, Tanjung Harapan.
Setelah direkonstruksi ternyata tulang-tulang berukuran besar itu adalah dari seekor binatang raksasa yang belum jelas spesiesnya.
Fosil itu terdiri dari 27 tulang rusuk, masing-masing tulang rusuk itu berukuran 66 cm-130 cm dengan lebar 3 cm-5 cm. Sedangkan fosil tulang belakang 32 buah, diameter 10 cm-15 cm, tebal 4 cm-16 cm.
Selain tulang itu, ditemukan pula fosil lempengan alat penyambung tulang belakang, fosil bagian tulang belakang berbentuk bulatan mengencil, fosil tulang belakang X berbentuk tipis menyerupai kipas, fosil tulang kaki (dua buah masing-masing panjang 217 cm dengan diameter/tebal 5-10 Cm), fosil tulang menyerupai taring, fosil tulang berbentuk rangka sayap, dan fosil penyerupai kerang.
Juga ditemukan fosil tengkorak kepala panjang/tinggi 60 cm dan lebar rangka kepala 20-60 cm. (*/erl)