< >

Para Manajer ISL Dituntut Terkait Dana FIFA

Rabu, 11 Mei 2005 18:36
Kapanlagi.com - Sejumlah manajer bekas perusahaan pemasaran program FIFA yang sudah bangkrut, ISL-ISMM, dituntut telah melakukan penggelapan dana yang berasal dari kontrak dengan badan pengelola sepakbola dunia itu, demikian disampaikan seorang hakim Swiss, Rabu (11/5).

Investigasi selama empat tahun dilakukan terhadap ISL-ISMM, salah satu perusahaan pemasaran olahraga terbesar di dunia, menghasilkan tuntutan atas penggelapan, penipuan dan transaksi curang yang menyebabkan kebangkrutan bagi sejumlah terdakwa tanpa nama - para mantan manajer di perusahaan tersebut.

"Investigasi dilakukan secara menyeluruh dan meluas ke lima negara di dalam maupun luar Eropa," demikian penjelasan salah seorang hakim negara bagian Zug, Rabu, sembari menambahkan jumlah itu mencapai ratusan juta Swiss Francs.

Sementara para terdakwa mengaku tidak bersalah atas tuntutan itu, sejak kasus itu diserahkan ke jaksa penuntut umum negara bagian Zug.

Belum ditentukan kemungkinan waktu untuk pemeriksaan di pengadilan.

Investigasi ke tubuh ISL, yang ikut menangani pemasaran Piala Dunia dan kontrak penayangan dengan televisi, dimulai setelah FIFA mengadukan sejumlah berkas yang dicurigai sesaat setelah grup pemasaran itu tutup dengan meninggalkan utang sekitar 300 juta dolar AS pada Mei 2001.

FIFA menuduh pihak manajemen tidak menyerahkan uang sesuai isi kontrak, kata hakim, dan menambahkan bahwa FIFA menduga uang itu telah digunakan ISL untuk menutupi komitmen keuangan mereka.

Bagaimanapun, pada akhir Juni 2004 FIFA memutuskan tidak lagi tertarik menelusuri investigasi kriminal itu, kata hakim. (*/dar)