< >

Glazer Kuasai Saham MU

Jum'at, 13 Mei 2005 09:21
Kapanlagi.com - Konglomerat sport Amerika telah menguasai Manchester United dalam pengambilalihan bernilai 790 juta poundsterling (sekitar US$1,47 miliar).

Jutawan Amerika memastikan menguasai 28,7% saham yang dimiliki miliuner pacuan kuda Irlandia, JP MacManus dan John Magnier, sehingga dia kini memiliki hampir 57% saham ManU.

Red Football Ltd, yang bertindak atas nama Glazer, mengatakan, kedua orang Irlandia itu menjual saham mereka dengan nilai 300 pence per saham.

Para fan ManU dengan gencar menentang ambisi Glazer sejak awal dan mereka risau harga tiket akan melonjak.

Tawaran pengambilalihan ini keluar 5 hari menjelang tenggat waktu 17 Mei. Sebelum batas itu, Glazer harus mempublikasikan apakah dia berencana mengajukan tawaran takeover.

Agresif

Jika Glazer menguasai 75% saham plus satu, United bisa ditarik dari listing di bursa saham, dan Glazer bisa mengalihkan utangnya ke klub tersebut.

Jika dia menguasai 90% saham plus 1, dia bisa mengajukan pembelian wajib dan merebut 10 persen saham lain dalam klub tersebut.

Saham United meningkat 34,35 pence, atau 12,9%, sehingga menjadi 299,25 p setelah pengumuman itu.

"Pengumuman lebih lanjut yang memuat ketentuan tawaran yang lebih terperinci akan dikeluarkan segera," kata Red Football dalam sepucuk pernyataan.

Glazer mulai menunjukkan minat membeli klub itu tahun lalu dan mengajukan proposal resmi bulak Oktober, yang ditolak oleh dewan klub.

Dua pekan lalu, dewan klub mengatakan tidak merekomendasikan usul takeover kedua Glazer kepada pemegang saham, sebab rencana bisnisnya tampak terlalu "agresif".

Tawarannya itu ditolak dengan alasan rencananya terlalu mengandalkan pinjaman.

Namun, anggota dewan klub setuju bahwa sebagian pemegang saham mungkin memandang tawaran itu bagus.

"Namun, dewan mengakui, harga 300 pence per saham itu fair dan mungkin menarik bagi sebagian orang," kata dewan dalam pernyataannya bulan lalu, sebelum Panel Pengambilalihan memberikan tenggat waktu bagi Malcolm Glazer.

Game over

Pemilik klub Tampa Bay Buccaneers diduga akan memanfaatkan kekuatan brand Manchester United di Amerika Serikat.

Para suporter Manchester United marah dengan perkembangan ini. Tahun lalu, mereka membentuk perhimpunan pemegang saham untuk membeli saham klub dan mencoba melindungi klub itu dari cengkeraman Glazer.

Jurubicara Shareholders United, yang mewakili 17 persen pemegang saham klub, Oliver Houston mengatakan kepada BBC bahwa Glazer "bukanlah Roman Abramovich".

"Dia tidak akan datang dengan koper penuh berisi uangnya sendiri. Dengan kata lain, dia meminta fan Manchester United membiayai pengambilalihan, membayar harga tiket lebih mahal, dan memperbanyak mata dagangan, " kata Houston

"Kami merasa dikhianati oleh John Magnier dan JP McManus," tandasnya.

Kecewaan lain juga diutarakan ketua Shareholders United Nick Towle." Saya lepaskan tiket musiman saya. Saya tidak akan memberikan satu sen pun uang saya ke kantung orang ini," katanya.

Towle mengatakan, Shareholders United masih berharap bisa menghentikan upaya miliuner Amerika itu menguasai 75 persen saham.

"Jika kita bisa mempertahankan 25 persen pemegang saham yang tersisa, itu tentu bagus sekali. Tapi, ini tampaknya merupakan perjuangan berat bagi kami," katanya.

Para pengamat yakin Glazer tidak bisa dihalangi.

"Saya rasa bisa dikatakan permainan sudah usai, sebab kunci ke seluruh masalah ini selalu terkait dengan apa yang dilakukan dua orang Irlandia itu dengan saham mereka," kata Richard Hunter dari perusahaan saham Hargreaves Lansdown. (bbc/rit)