UEFA sebagai badan sepakbola tertinggi di Eropa memang tidak melakukan perubahan tempat babak final Piala UEFA setelah Sporting Lisbon mampu menaklukan wakil Belanda AZ Alkmaar dibabak semifinal. Karena penunjukan stadion Jose Alvalade Lisbon yang merupakan kandang Sporting sudah dilakukan sejak awal musim 2004-05 digelar.
Kasus sebuah tim yang berlaga di babak final kancah Eropa dikandang mereka bukanlah monopoli Sporting. Tiga tahun silam, Feyenoord Rotterdam (Belanda) menikmati keuntungan ini saat mereka menjamu wakil Jerman Borussia Dortmund di De Kuip stadium yang membuat Feyenoord menuai sukses dengan mengalahkan Dortmund untuk merebut gelar jaura Piala UEFA.
Namun Peseiro menolak untuk menyamakan kans tim asuhannya dengan keberhasilan Feyenoord itu. Peseiro mengatakan orang mungkin lupa bahwa Portugal difavoritkan untuk meraih Piala Eropa 2004 silam saat berjumpa Yunani yang kemudian Portugal kalah. "Portugal difavoritkan untuk bisa mengalahkan Yunani dan kita tahu apa yang terjadi kemudian."
"Anda tidak bisa menjamin apapun bisa terjadi dengan mudah," tegasnya. Peseiro memang patut berhati-hati. Karena Sporting bukanlah Feyenoord atau Real Madrid (Piala Champions, 1957), Inter Milan (Piala UEFA 1965) dan Barcelona (Piala Winners, 1982) yang tercatat mampu menggapi gelar saat bertandang di final dan kebetulan di stadion mereka sendiri.
Apalagi Sporting tercatat hanya sekali meraih gelar di ajang Eropa yaitu Piala Winners pada tahun 1963-64 sat mengalahkan wakil Hungaria, MTK Budapest. Soal produktifitas memang Sporting tidak terbantahkan mencetak rekor terbaik dengan rata-rata mengemas 2 gol dimana striker andal mereka asal Brasil Liedson mampu mencetak 9 gol diajang Piala UEFA dan tercatat menjadi top scorer di Liga Utama Portugal.
Sementara CSKA merupakan tim asal Rusia kedua dalam 33 tahun terakhir yang mampu mencapai babak final di tingkat Eropa. Meski diperkirakan hanya didukung sekitar 2000 pendukung fanatik mereka, pelatih CSKA Valery Gazzayev optimis timnya bakal bisa menghandle situasi. "Saya fikir kami siap melawan Sporting meski itu terjadi dikandang mereka."
"Stadion yang penuh pasti akan memberikan nuansa yang sangat lain di babak final ini," katanya. CSKA sendiri dikatakan sangat beruntung bisa mencapai babak final karena mereka lolos ke Piala UEFA setelah tersingkir di Piala Champions Eropa penyisihan grup. Gazzayev mengandalkan pemain yang sebelumnya merumput di Liga Portugal seperti Daniel Carvalho yang sebelumnya menjadi andalan FC Porto musim silam meraih Piala Champions Eropa dan gelar Liga Portugal.
Musim ini rekor pertemuan CSKA melawan tim asal Portugal dikatakan sangat baik. Di ajang Piala Champions Eropa mereka unggul 1-0 dan seri 0-0, sementar di Piala UEFA mereka menyingkirkan Benfica dengan kemenangan 2-0 dan seri 1-1 di babak ketiga Piala UEFA. (*/tut)