< >

Sporting Turun di Final Piala EUFA Tanpa Pinilla

Rabu, 18 Mei 2005 15:35
Kapanlagi.com - Pelatih Sporting Lisbon Jose Peseiro dihadapkan pada kenyataan pahit tidak bisa menurunkan striker Mauricio Pinilla saat berlaga di babak final Piala UEFA melawan wakil Rusia, CSKA Moskow Kamis dinihari wib. Striker tim nasional Chile ini mengalami cidera lutut dan disarankan oleh dokter untuk tidak bermain.

Peseiro mengaku sangat terpukul meski ia tampaknya akan menurunkan striker asal Rumania Marius Niculae untuk mengisi tempat yang ditinggalkan oleh Pinilla. Pinilla merupakan salah satu keberuntungan Sporting saat ia mencetak gol kemenangan 2-1 atas AZ Alkmaar dibabaks semifinal pertama.

Menurut dokter, Pinilla yang juga tidak bisa turun dibabak semifinal kedua melawan Alkmaar kembali cidera saat berlatih. Meski kehilangan Pinilla, Peseiro mengatakan bahwaa tim asuhannya akan menjadikan kemenangan FC Porto musim silam sebagai inspriasi.

Dibawah asuhan pelatih Jose Mourinho (kini melatih di Chelsea, Inggris), FC Porto mampu merebut Piala Champions Eropa dengan mengalahkan wakil Perancis AS Monaco dibabak final. Malah pada tahun 2003, Porto juga berhasil meraih Piala UEFA.

"Bagi sebuah tim dari Portugal, berhasil meraih tempat dibabak final dikancah Eropa dalam tiga musim terakhir merupakan wujud dari betapa kuatnya kami," jelasnya. Peseiro melihat bahwa sukses tim dari Portugal di kancah Eropa tidak terlepas dari infrastruktur yang ada termasuk penambahan pelatih dan pemain yang berkualitas di Liga Portugal.

"Kami memiliki pelatih dan pemain berkualitas dan ini membuat Portugal sebagai salah satu kiblat sepakbola di Eropa," papar Peseiro. Sporting Lisbon memiliki kans besar untuk meraih gelar Eropa pertamanya sejak 1964 silam saat merebut Piala Winners karena mereka bertanding di stadion, Jose Alvalade Lisbon yang merupakan kandang mereka sendiri.

Peseiro mengakui CSKA bukanla lawan yang ringan karena sebelum mendapatkan tiket ke Piala UEFA, wakil Rusia ini merupakan salah satu dari tiga tim terbaik yang terlempar di babak penyisihan Grup Piala Champions Eropa dan hanya kalah dar Chelsea dan FC Porto. "CSKA memiliki serangan balik yang cepat dengan penguasaan bola yang sangat baik."

"Kami tahu mengenai CSKA. Hal itu tidak akan menjadi masalah karena kami akan tampil dengan kekuatan terbaik yang kami miliki," tekadnya. Peseiro juga mengatakan bahwa kekalahan 0-1 dari Benfica dilanjutan kompetisi Liga Utama Portugal akhir musim silam termasuk kehilangan kapten tim Pedro Barbosa sudah dilupakan para pemain. "Bagi saya babak final merupakan sebuah kehidupan saya."

Mantan gelandang tim nasional Portugal berusia 34 tahun yang pernah memperkuat Portugal di kancah Piala Eropa 1996 dan Piala Dunia 2002 silam ini menambahkan, "Sporting merupakan tim yang baik dan tim yang baik seharusnya bisa meraih gelar juara."

Satu hal yang membuat Peseiro merasa yakin dengan kemampuan anak asuhanya dengan kembalinya striker paling produktif di Liga Portugal dan Piala UEFA musim ini Liedson yang kembali ke susunan pemain utama Sporting.

Tanpa diperkuat Liedson, Sporting gagal menembus gawang Benfica akhir pekan silam. Liedson merupakan striker terbaik," puji Peseiro. Peseiro merasa yakin aura stadion Jose Alavade akan memberikan nuansa sendiri bagi mereka untuk bisa merebut gelar Piala UEFA didepan para pendukungnya sendiri. (jkn/tut)