< >

Pedagang Fokus Pasokan, Harga Minyak Kembali Menguat

Rabu, 18 Mei 2005 17:40
Kapanlagi.com - Harga minyak dunia kembali pulih Selasa karena para pedagang memfokuskan pada pasokan sebelum dikeluarkannya secara resmi data inventaris minyak mentah mingguan Amerika Serikat, para analis mengatakan.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet pengiriman Juni naik 36 sen ditutup pada kisaran US$48,97 per barel setelah menurun ke posisi US$47,60 sehari sebelumnya, tingkat terendah sejak 18 Februari.

Di London, harga minyak mentah Laut Utara Brent untuk pengiriman Juli naik 25 sen menjadi US$49,34 per barel. Kontrak Juni berakhir Senin kemarin, pada kisaran harga US$48,05.

"Ini merupakan suatu pasar yang terkoyak," kata analis PFC Energy Jamal Qureshi.

Analis yang lain mengatakan bahwa pasar akan mendekati ke hati-hatian menunggu laporan mingguan mengenai cadangan minyak mentah AS yang dikeluarkan oleh Departemen energi (DoE) setiap Rabu, dengan fokus pada cadangan bensin menyongsong awal musim berkendara pada liburan musim panas AS akhir bulan ini.

Sementara itu Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali al-Nuaimi mengatakan Selasa bahwa negaranya, yang merupakan produsen terbesar anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), telah mempersiapkan mendorong produksinya "sebagai rasa ketidaksenangan terhadap pasar."

Berbicara pada suatu konferensi mengenai energi di Washington, ia juga mengatakan bahwa tingginya atau ketidakstabilan harga "bukan keinginan para produsen," katanya.

Dibantu oleh pernyataan yang dikeluarkan oleh Nuaimi , harga minyak turun tajam dalam bulan ini, mendekati US$48 per barel setelah mencapai tingkat tinggi awal April pada level US$58,28 per barel.

Analis Refco Marshall Steeves mengatakan bahwa beberapa pemain pasar menyebut komentar Nuaimi "penjaminan" tetapi mengatakan bahwa harga masih akan naik Selasa karena "pemulihan yang singkat dalam pasar yang terlalu banyak menjual." (*/rit)