< >

Rice: Irak Tidak Kebal dari Perubahan Regional

Jum'at, 20 Mei 2005 17:17
Kapanlagi.com - Menlu AS Condoleeza Rice, Kamis, menyeru Iran untuk "bersikap lebih menstabilkan kondisi" di Timur Tengah, dan memperingatkan Teheran bahwa mereka tidaklah kebal terhadap "perubahan besar" di kawasan itu. "Pemerintah Iran mestinya tidak menganggap diri mereka kebal dari perubahan besar yang sedang terjadi di kawasan mereka."

"Kami berharap mereka akan menciptakan kondisi yang lebih stabil," katanya setelah bertemu dengan Menlu Kuwait Syeikh Mohammed As-Sabah. Ia juga mengulangi pernyataan AS sehubungan dengan program nuklir di Iran dan menyebut Iran sebagai "negara yang menata terorisme" yang "menyimpang dari kawasan yang sedang bekerja keras untuk menghasilkan kesepakatan dua-negara."

Istilah ini merujuk pada Palestina dan Israel. Di bagian lain, pejabat senior lain AS di Wakil Menteri Luar Negeri Urusan Hubungan Politik Nicholas Burns mengatakan kepada Komite Senat Urusan Hubungan Luar Negeri bahwa Washington menginginkan Iran membantu Irak mempercepat proses stabilisasi.

"Yang kami harap ialah sebagai berikut: Iran akan berperan lebih positif dan produktif untuk mendukung Irak seperti kita mendukung Irak. Tetapi kecurigaan kami ialah Iran tidak memainkan peran konstruktif dalam beberapa minggu ini dan dalam perdebatan mengenai pembentukan pemerintah Irak saat ini," kata Burns.

"Kunci keberhasilan masa depan untuk Irak bersatu adalah melalui perjanjian pembagian kekuasaan antara Syi`ah, Sunni dan elemen Kurdi. Pemerintah Iran tampaknya tidak meluangkan banyak waktu untuk mendukung tujuan multi etnik itu mengenai pembagian kekuasaan," katanya. (*/tut)