Keputusan itu, dibuat dalam pertemuan para pejabat dari tiga negara yang menyelenggarakan pelaksanaan persetujuan yang telah dicapai antara ketiga pimpinan mereka November lalu untuk membentuk kerangkjakerja resmi trilateral di bidang investasi.
Rencana kegiatan akan mendaftar khusus keberhasilan peningkatan investasi di semua tiga negara tersebut.
Sementara Jepang telah menyerukan untuk pembentukan kegiatan dari jaringan kerja legal, China lebih antusias, dan China akan menyusun Rencana kegiatan " yang sangat signifikan,", kata dari satu pejabat tersebut.
Jepang dan Korea Selatan mengharapkan pembicaraan itu akan memainkan peranan investasi di China, yangmana mereka percaya lebih transparansi, menurut pejabat tersebut.
Perdana Menteri Jepang Junichiro Kolzumi, Perdana Menteri China Wen Jiabao dan Presiden Korea Selatan Roh Moo Hyun menyetujui di Vientiane November lalu untuk memperbaiki dari pembahasan tingkat tenaga ahli antar pemerintah mengenai peningkatan perdagangan dan investasi. (*/dar)