
"Saya akan berusaha untuk membawa konser Showgirl tour ke penonton Australia dan saya pasti akan segera kembali," tegas Kylie Minogue.
Kegembiraan para pecandu Kylie di Australia berubah menjadi kesedihan. Pasalnya mereka berharap bisa melihat penampilan Kylie ditanah kelahiran pada pekan ini sebelum rabu (18/5) kemarin sang bintang pujaan dinyatakan terkena kanker payudara.
Berita itu membuat penyanyi berusia 36 tahun itu harus memutuskan untuk membatalkan konsenya baik di Australia maupun di sejumlah negara Eropa.
The Showgirl tour baru dimulai oleh Kylie pada maret silam di Glasgow’s SECC (Skotlandia) dan setelah konser di Australia juni mendatang Kylie sebenarnya dijadualkan tampil di Festival musik Glastonbury di Somerset.
Sejumlah pihak menyarankan agar Kylie mau tetap tinggal di Australia selama penyembuhan kanker payudara karena sinar matahari sangat baik bagi terapi ini.
Boleh dikatan Kylie meski dilahirkan di Australia, banyak menghabiskan waktunya di Inggris, tempat yang membesarkanya melalui TV sebelum meroket melalui lagu I Should Be So Lucky dan Especially For You.
Selama dua dekade, Kylie Minogue terus bertahan sebagai aktris papan atas dan setiap penampilanya menjadi berita utama.
Baik saat berkonser maupun putus-sambung dengan para pria teman dekatnya. Kini penyanyi kelahiran Melbourne Australia 1968 ini menghadapi tantangan lain, keluar dari penyakit kanker payudara.
Minogue akan menjalani serangkaian tes kesehatan akhir pekan ini di Melbourne dimana hasil tes ini akan menjadi penentu apakah operasi akan bisa dijalankan pada pekan berikutnya.
Dana mungkin tidak akan pernah menjadi masalah bagi penyanyi yang terikat kontrak dengan perusahaan rekaman EMI Group Plc dan majalah BRW pernah menyebut ia memilki kekayaan sebesar US$46 dan pada tahun 2004 silam menjad salah atau orang muda paling kaya di Australia.
Sakitnya Kylie Minogue telah mendapatkan perhatian yang besar bagi media massa diseluruh dunia terutama dari Inggris yang menjadi negeri keduanya. (jak/erl)
Lihat Profil: Kylie Minogue