"Keragaman seni dan budaya Indonesia, menjadi potensi yang sangat besar dalam merintis kerja sama dan hubungan lebih baik antarnegara," kata Menbupar Jero Wacik, di Denpasar, Selasa.
Pria kelahiran Bangli, Bali 55 tahun silam yang dipercaya sebagai salah seorang dewan pengarah Kongres Nasional I Partai Demokrat yang berada di Bali selama kongres berlangsung itu menambahkan, kerja sama antarnegara yang tidak dilandasi oleh kebudayaan sering kali rapuh.
Kerja sama bidang ekonomi maupun politik antarnegara sering kali buyar atau berakhir, jika terjadi percekcokan atau masalah kecil yang terjadi menyangkut kedua negara.
Sedangkan kerja sama bidang kebudayaan antarnegara akan terus berlanjut dari satu generasi ke generasi lainnya, antar negara tersebut, meskipun masalah kecil lain yang menyangkut kedua pihak tidak dapat dihindari, ujar Jero Wacik.
Oleh sebab itu, pengembangan pariwisata di Tanah Air dilandasi oleh seni budaya yang ada di masing-masing daerah dengan tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban masyarakat yang mantap.
Masing-masing daerah dalam pengembangan pariwisata lebih mengedepankan keragaman seni budaya, disamping tetap memelihara stabilitas nasional yang mantap.
Ia yakin, jika semua daerah di Indonesia melaksanakan hal itu dengan baik, akan berdampak positif terhadap upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.
Pariwisata selama ini memberikan kontribusi positif terhadap sektor lainnya, khususnya dalam pengembangan industri kecil, kerajinan rumah tangga dan sektor lain yang bermuara pada kesempatan berusaha serta meningkatkan perolehan devisa negara, tutur Menbudpar. (*/erl)