< >

Indonesia Mesti Ratifikasi Konvensi Pemberantasan Korupsi

Jum'at, 27 Mei 2005 18:18
Kapanlagi.com - Pemerintah Indonesia mesti bergabung dengan masyarakat internasional meratifikasi konvensi PBB mengenai pemberantasan korupsi, agar gebrakan anti-korupsi makin kuat, memperoleh mementum baru dan menimbulkan efek jera.

"Dengan meratifikasi konvensi PBB, berarti mengikatkan diri dengan masyarakat internasional untuk mengeluarkan Indonesia dari kehinaan korupsi yang membudaya," ujar dekan Fakultas Ekonomi Unand Drs Syahrial Syarif, MBA kepada wartawan di Padang, Jumat (27/5).

Pendapat itu dikemukakan sehubungan dukungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap langkah global pemberantasan korupsi, sekaligus mempertimbangkan akan ikut meratifikasi konvensi PBB tersebut.

Namun demikian, SBY pada akhir kunjungannya selama empat hari di AS (Washington DC) (27/5) menekankan, keputusan final mengenai keikutsertaan Indonesia meratifikasi konvensi pemberantasan korupsi akan dibicarakan dengan DPR-RI.

Terhadap isu tersebut, Syahrial menekankan, keputusan pemerintah meratifikasi atau tidak konvensi tersebut akan menjadi fakta yang akan berbicara sendiri apakah pemerintah serius atau tidak memberantas korupsi.

"Bila ikut meratifikasi, berarti harus siap menerima tekanan internasional bila mengingkari atau terbukti tidak serius memberantas korupsi.Tetapi bila serius, keikutsertaan meratifikasi konvensi PBB tidak terhindarkan," ujarnya.

Sebagai hasilnya, katanya, Indonesia akan kembali memperoleh citranya yang baik, meninggalkan citra masa lalu sebagai surga bagi koruptor atau pencitraan lainnya yang menimbulkan ketidakpercayaan internasional.

Bagi rakyat Indonesia, kesiapan pemerintah meratifikasi konvensi PBB merupakan jaminan dari keseriusan bahwa pemerintah benar-benar mengharapkan praktek korupsi terkikis dari bumi Indonesia.

Hal tersebut pada gilirannya langsung menimbulkan kepercayaan internasional terhadap Indonesia, sehingga terbuka peluang meningkatkan kesejahteraan ekonomi rakyat. Demikian juga Pemerintahan SBY akan meraih kepercayan dan dukungan dari rakyat. (*/dar)