Pesawat Kepresidenan RI Airbus A-330 mendarat di Bandara Internasional Tacoma sekitar pukul 11.15 waktu setempat dan Presiden Yudhoyono bersama rombongan langsung menuju kompleks perusahaan Microsoft itu di wilayah Redmond.
Di perusahaan tersebut, Presiden makan siang bersama sekitar 30 karyawan Microsoft asal Indonesia.
Selanjutnya, Presiden Yudhoyono meninggalkan ruang makan itu untuk melakukan pembicaraan "empat mata" dengan Bill Gates.
Kemudian Presiden Yudhoyono yang didampingi para menterinya, mengadakan diskusi dengan Bill Gates dan para eksekutif salah satu perusahaan terbesar di dunia itu.
Pada hari terakhir kunjungan Presiden Yudhoyono ke Amerika Serikat, pertemuan dengan Bill Gates merupakan acara tunggal hari itu dan Presiden Yudhoyono bersama rombongan berada di Seattle hanya selama sekitar dua jam.
Selanjutnya, Presiden Yudhoyono bersama rombongan akan menuju Hanoi guna melakukan kunjungan kenegaraan selama tiga hari di Vietnam.
Microsoft, yang dipimpin Bill Gates, pria kelahiran 28 Oktober 1955, adalah salah satu perusahaan AS yang memberi bantuan kepada masyarakat Naggroe Aceh Darussalam yang dilanda gempa bumi dahsyat dan tsunami akhir tahun lalu dan masyarakat Pulau Nias, Sumatra Barat, yang dilanda gempa bumi berukuran 8,7 pada skala Richter.
Perusahaan perunak lunak AS itu pada tahun fiskal tahun lalu berhasil meraih pendapatan sekitar US$36,8 miliar. (*/bun)