Sumber keamanan di Arab Saudi, pengekspor minyak terbesar di dunia, mengatakan para pangeran dari keluarga kerajaan mulai berdatangan di ibukota Riyadh, memberi kesan keadaan raja, dalam usianya awal 80-an, serius dan mengkhawatirkan".
Pernyataan istana yang diangkat oleh kantor berita SPA minta warga Raja Fahd untuk berdoa bagi kesembuhannya.
"Kami mohon Tuhan menjaga dan memelihara Penjaga Dua Masjid Suci serta memberinya kesehatan dan kesejahteraan," kata pernyataan itu. Pernyataan itu tidak memberikan rincian mengenai keadaannya.
Sejumlah diplomat memperkirakan suksesi di negara itu, jika raja wafat, akan berlangsung lancar dan mudah, tidak akan memancing ketidakstabilan. Naskah itu meminta Putera Mahkota Abdullah, saudara laki-laki tiri raja dan reformis yang berhati-hati, sekarang menteri pertahanan, untuk naik tahta dan pada Pangeran Sultan, sekarang menteri pertahanan, untuk menjadi putera mahkota.
Fahd memerintah Arab Saudi sejak Juni 1982, tapi sejak menderita strok pada 1995, pemerintahan sehari-hari negara itu di tangan putera mahkota. Ia telah berjuang melawan meningkatnya militansi Islam yang membawa serangan bom dan pembunuhan ke negara Arab Teluk itu.
AS menekan Riyadh untuk menindak tegas gerilyawan, setelah sebagian besar pembajak Saudi melakukan serangan 11 September 2001 di AS.
Pejabat kementerian dalam negeri itu, yang berbicara setelah berita behawa Raja Fahd dibawa ke rumah sakit, mengatakan: "Pemerintah mengumumkan keadaan siaga, membatalkan semua cuti pasukan keamanan dan menempatkan pasukan dalam keadaan siap siaga".
Ia mengatakan langkah itu standar ketimbang prosedur militer dalam keadaan itu. Jurubicara kementerian dalam negeri Mansour al-Turki membantah Riyadh telah menyatakan "keadaan darurat".
Tempat lahir bin Laden
Pejabat Saudi mengatakan Raja Fahd dibawa ke rumah sakit sebelumnya Jumat karena demam dan "air di paru-parunya".
Raja Fahd menderita demam tinggi selama tiga hari dan ini menyebabkan keprihatinan dan membutuhkan scan, tes dan sejumlah perawatan," kata seorang pejabat Saudi.
Di jalan, kehidupan normal tapi rakyat Saudi dengan dekat mengikuti berita mengenai raja. Puluhan polisi dan mobil militer mengelilingi rumah sakit.
Sejumlah pengamat mengatakan kesiagaan itu disebabkan oleh masuknya raja ke rumah sakit (kali ini) berbeda dari waktu sebelumnya ketika ia menjalani operasi dan pengujian.
"Tidak ada pengumuman resmi oleh istana pada kesempatan sebelumnya ketika raja masuk rumah sakit. Bahasa pernyataan ini berbeda," kata sumber yang dekat dengan urusan kerajaan.
Keluarga Saud mempertahankan genggaman ketat kekuasaan di negara konservatif yang menampung dua tempat suci Islam dan tempat lahir Islam itu. Mereka mengatakan mereka telah memenangkan pertempuran dua tahun lamanya melawan gerilyawan yang setia pada pemimpin al-Qaidah kelahiran Arab Saudi Osama bin Laden. (*/rit)