Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Aryanto Budihardjo di Jakarta, Sabtu mengatakan, Kapolri antara lain didamping Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Pol Suyitno Landung, dan Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri Irjen Pol Zamris.
Aryanto belum bisa memberi penjelasan lebih lauh atas peristiwa itu karena masih menanti penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian di lokasi kejadian.
Dua bom meledak di dua lokasi berbeda dalam rentang waktu sekitar 15 menit pada Sabtu pagi antara pukul 08.15-08.30 wita di Tentena sebuah kota kecil yang terletak di tepian Danau Poso.
Sebelumnya, Polri menerima informasi adanya ancaman bom di Bontang, Kalimantan Timur dan Kedubes AS di Jakarta, dari kelompok teroris pimpinan Dr Azahari.
Kapolri Jenderal Pol Da`i Bachtiar mengungkapkan, pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya ancaman tersebut.
Selain itu, Polri juga meningkatkan pengejaran terhadap dua buronan teroris yakni Dr Azahari dan Noordin M Top beserta kelompok mereka. (*/lpk)