"Para wanita ingin tahu mengapa kamu tetap bersama saya," tanya mantan presiden itu kepada Hillary Clinton di depan para ajudan sebelum ia berupaya meraih kursi Senat New York, demikian biografi baru berjudul Survivor yang ditulis oleh wartawan John Harris.
"Ya, saya pikir itulah diri saya," jawabnya, yang mendorong jawaban dari suaminya yang muncul sebagai sebuah tema dari kampanyenya.
"Karena engkau seorang pelekat. Itulah yang perlu diketahui orang -- Engkau seorang pelekat. Engkau melekatkan semua hal yang kau perhatikan," kata Clinton menurut buku itu.
Buku paling komprehensif dalam masa kepresidenan Clinton 1993 - 2003, dibanding buku lain yang ditulis oleh kedua Clinton tersebut, Survivor memiliki ketajaman tersendiri pada misteri pernikahan Clinton.
Harris menulis, merujuk orang yang bekerja dan bergaul dengan pasangan Clinton itu, cinta mereka adalah sejati, dan mengatasi berbagai halangan karena cinta itu berakar dalam obsesi saling menguntungkan - politik.
Kampanye Senat 2000 memberikan "proyek di mana mereka dapat membangun kembali pernikahan mereka dan sekali lagi mengingatkan kembali pada diri mereka sendiri apa yang menarik mereka satu sama lain." tulis Harris, wartawan Washington Post yang meliput Gedung Putih saat Clinton memerintah.
Kasih sayang diantara pasangan itu lebih terbukti dibanding selama beberapa tahun dalam kampanye Senatnya, dan Clinton "bercahaya" saat suaminya memanggil, tulis Harris.
Clinton di impeach oleh Parlemen dengan tuduhan melakukan sumpah palsu dan menghambat keadilan berkaitan dengan skandalnya bersama Monica Lewinsky, tetapi Senat menolak untuk melengserkannya dari jabatan presiden.
Hillary Clinton saat ini menjadi pusat spekulasi tentang masa depan politiknya, dengan beberapa jajak pendapat menunjukkan peluangnya untuk masuk ke Gedung Putih pada 2008. (*/erl)