"Upaya meningkatkan ekspor peralatan rumah tangga memang masih memungkinkan mengingat pangsa ekspor masih sangat kecil," kata Staf Ahli Menperdag Bidang Iklim Usaha Perdagangan Subagyo, di Jakarta, Rabu (1/6).
Hal tersebut diungkapkan Subagyo yang mewakili Menperdag Mari Pangestu ketika membuka pameran "Jakarta International Houseware Fair 2005" (JIHF`05) ke-III yang berlangsung 1-5 Juni 2005, di Jakarta Convention Center.
Sebagai gambaran, menurutnya, impor produk peralatan rumah tangga di seluruh dunia selama 2002-2003 meningkat sebesar 13,4% dari US$292,5 miliar tahun 2002 jadi US$331,8 miliar tahun 2003.
Pada periode tersebut, ekspor Indonesia dapat meningkat sebesar 18,2% dari US$1,2 miliar tahun 2003 jadi US$1,4 miliar tahun 2004.
"Sehingga apabila kita memberi perhatian yang lebih serius pada ekspor tersebut, maka diyakini ekspor Indonesia terus meningkat sehingga pangsa pasar Indonesia juga meningkat," katanya.
Untuk dapat meningkatkan pangsa pasar produk peralatan rumah tangga, Menperdag mengajak para pengusaha untuk berperan aktif dalam setiap upaya mengembangkan ekspor nonmigas nasional, antara lain melalui penggalakkan promosi seperti ikut pameran.
Pameran yang dilakukan pemerintah, baik di dalam maupun di luar negeri, terbukti mampu memberikan sumbangan cukup besar terhadap upaya peningkatan ekspor.
Dikatakannya, penyelenggaraan pameran internasional di dalam negeri pada hakekatnya memiliki makna strategis, yaitu selain merupakan wahana peningkatan ekspor juga menjadi sarana efektif untuk membangun karakter dan negara di kalangan masyarakat.
Ketua Panitia JIHF`05 Harmen Sembiring mengatakan, pameran yang berlangsung setiap tahun tersebut diikuti 144 perusahaan dan penekanan produk yang dipamerkan adalah yang diproduksi secara masal menggunakan mesin, bukan kerajinan sehingga diharapkan terbentuk citra baik tentang kemampuan industri peralatan ruamhtangga Indonesia.
Pembeli asing sudah menyatakan akan hadir dalam pameran itu, antara lain datang dari Brasil, Australia, Uni Emirat Arab, Bahrain, ARab Saudi, Hongkong, Thailand, Singapura, Malaysia, Pakistan, India, Iran, Maroko, Suriname serta Qatar. (*/dar)