< >

Perlu Penguatan Kelembagaan Masyarakat Guna Cegah Busung Lapar

Jum'at, 03 Juni 2005 10:42
Kapanlagi.com - Kepala Badan Urusan Ketahanan Pangan Pusat, Kaman Nainggolan mengatakan, untuk mencegah munculnya kasus busung lapar perlu dilakukan penguatan terhadap kelembagaan masyarakat.

"Misalnya dengan membina kelompok tahi agar mampu mandiri," katanya kepada wartawan seusai meninjau Kelompok Tani Amanah, Desa Bilalado, Lombok Tengah, Kamis petang.

Dengan adanya kelompok tani tersebut masyarakat akan kompak, sehingga kalau ada warga atau anggotanya yang kekurangan bahan makanan, mereka akan saling menolong.

"Sekarang ini kita perlu menghidupkan kembali budaya gotong royong yang hampir hilang," ujarnya.

Ia juga mengingatkan perlunya diversifikasi pangan dengan mengonsumsi umbi-umbian, jangan hanya beras.

Menu makanan perlu diversifikasi, jangan hanya beras, sebab dengan mengonsumsi umbi-umbian juga sehat kalau dicampur dengan protein lain.

Dikatakannya, justru makanan masyarakat desa, seperti umbi-umbian itu sehat asal diimbangi dengan gizi yang cukup, jadi tidak hanya beras dan makanan mahal yang bisa membuat orang sehat.

Kaman mengatakan, semangat kegotongroyongan yang diwariskan nenek moyang bangsa Indonesia perlu dihidupkan kembali, karena sekarang ini hampir hilang.

"Kita perlu mendorong dan menumbuhkan iklim agar petani bisa bangkit dan mandiri. Karena itu saya minta pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan infrastruktur," katanya. (*/erl)