"Setiap negara yang memberikan bantuan medis ataupun tempat persembunyian bagi seorang pimpinan teroris, Al-Qaeda, jelas telah bekerjasama dengan Al-Qaeda," kata Donald Rumsfeld kepada wartawan, Rabu.
"Ada sesuatu yang perlu diperhatian orang," tambahnya.
Al-Zarqawi, yang dilahirkan di Jordania dan mengklaim sebagai kepala Al-Qaeda di Irak, disalahkan atas perlawanan di negara itu --yang telah menewaskan beberapa prajurit AS dan warga sipil.
Jenderal Richard Myers, Kepala Staff Gabungan AS, percaya bahwa Al-Zarqawi telah terluka dalam bentrokan belum lama ini di dekat perbatasan Suriah di Irak barat.
Myers, yang hadir bersama Rumsfeld dalam konferensi pers, tak memberi keterangan secara terperinci, namun ia mengatakan, pernyataan di situs Internnet bahwa Al-Zarqawi telah terluka "tampaknya sejalan dengan berita lain yang telah kami lihat bahwa kami benar".
Rumsfeld juga membela perlakuan tentaranya terhadap tahanan di penjara kontroversial Guantanamo di Kuba, dan mengatakan hanya sebagian kecil personil AS yang terbukti melakukan pelecehan pada para tahanan.
"Tak ada kekuatan di dunia yang telah berbuat lebih untuk membebaskan rakyat yang tak pernah mereka temukan selain pria dan wanita dalam militer Amerika ... Tentu saja, itulah mengapa tuduhan bahwa tentara AS melakukan penistaan di penjara Guantanamo sangat patut dicela," katanya. (*/lpk)