< >

Cina Tolak Usulan AS Terkait Tragedi Tiananmen

Selasa, 07 Juni 2005 12:32
Kapanlagi.com - Cina menolak seruan AS agar memberikan laporan tentang orang-orang yang dibunuh, ditahan atau hilang dalam protes pro-demokrasi 16 tahun lalu. Kementerian luar negeri di Beijing mengatakan Amerika mestinya lebih banyak menaruh perhatian pada pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukannya sendiri.

Seorang juru bicara kementerian luar negeri Cina menuduh Washington melalukan campur tangan urusan dalam negeri negara lain. Hari Sabtu menandai peringatan unjuk rasa di lapangan Tiananmen tahun 1989, di mana ratusan orang diperkirakan tewas.

Bersamaan dengan peringatan terbunuhnya ratusan orang dalam unjuk rasa di Tiananmen itu, Juru Bicara Deplu AS, Sean McCormack mengeluarkan pernyataan untuk meminta Beijing meninjau kembali tindakannya. "Kami menyerukan kepada pemerintah Cina untuk memberikan laporan tentang ribuan orang yang dibunuh, ditahan, atau hilang, serta membebaskan mereka yang sekarang masih dipenjarakan."

Sementara itu, puluhan ribu demonstran di Hong Kong mengadakan renungan malam pada hari Sabtu. Penyelenggara acara tersebut mengatakan terdapat sentimen yang tinggi tentang apa yang terjadi pada tahun 1989 tersebut.

Mereka menginginkan pemimpin Cina sekarang meninjau kembali cara-cara pendahulunya menangani pengunjuk rasa. Beijing secara konsisten membela keputusannya untuk menggunakan kekuatan dalam demonstrasi mahasiswa itu. (bbc/tut)