Khaddam adalah salah satu tokoh pejabat Suriah yang berpengaruh dan berada di dalam kelompok penguasa dalam kurun waktu yang cukup lama dan bekerja sama dengan Presiden Bashar al Assad dan sebelumnya dengan mendiang ayah Bashar, Hafez Al-Assad.
Pengunduran diri Khaddam bersamaan dengan partai Baath sedang bersiap-siap untuk melakukan perombakan di tubuh partai. "Ia (Khaddam) menyatakan niatnya untuk mengundurkan diri pada pertemuan Komite politik partai, dan mengatakan ia akan segera mengajukan surat pengunduran diri," kata Ahmad al Haj Alli, perwakilan dari partai Baath.
Khaddam menyatakn pemberitahuannya yang cukup mengejutkan banyak pihak pada hari pertama kongres partai Baath. "Ia (Khaddam) memberikan alasan yang sangat pribadi yaitu kesehatannamun mengatakan ia akan tetap setia kepada partai," kata Ali.
Khaddam, 72, adalah salah satu dari dua wakil presiden yang pernah Suriah miliki dan pernah menjabat senagai menteri luar negeri. "Ia menghatakan ia ingin memberikan peluang bagi generasi muda di kalangan partai ," kata nara sumber di arena kongres partai.
Assad mengatakan didepan kongres partai Baath di hari pertama selama 5 tahun untuk tidak terbebani oleh tekanan pihak asing agar segera melakukan reformasi. Ia mengatakan terlebih dahulu memberikan perhatian kepada perbaikan ekonomi dan pemberantasan korupsi.
Namun ia tak akan melakukan hal-hal yang masih dalam batas jangka panjang sifatnya dan menegaskan bahwa partai Baath telah menjadi penguasa Suriah selama empat dekade dan belum siap untuk memberikan kedudukannya kepada pihak lain.
"Situasi ekonomi adalah hal yang paling utama bagi kita semua demikina pula masalah korupsi," kata Assad yang menyerukan agar melakukan semua itu dengan mekanisme yang lebih ketat. Suria tahun ini dibawah tekanan pihak luar terpaksa menarik pasukannya dari Lebanon juga di tekan oleh AS untuk melakukan reformasi politik dan ekonomi terutama semenjak AS memimipin invasi ke Irak.
Presiden Assad mengatakan didepan 1.231 anggota partai Baath untuk tidak ragu ragu menolak tekanan dari pihak luar yang memiliki tujuan yang berlawanan dengan kepentingan Suriah atau yang dapat mengganggu stabilitas Suriah.
Assad juga menambahkan perubahan yang diinginkan dipaksakan oleh pihak luar untuk kawasan regional telah membentuk hal-hal berstandar ganda dan mengganggu stabilitas di kawasan tersebut.
"Kita harus menghadapi semua tekanan tersebut dengan kesadaran yang lebih tinggi dengan meningkatkan nilai-nilai keterbukaan, toleransi, dan liberalisasi di masyarakat Arab," katanya. Assad mengatakan partai Baath harus terbuka dan membuka diri terhadap kekuatan lain yang berkaitan dengan rencana untuk mengajak pihak oposisi bergabung. (*/tut)