Kantor berita Iran mengutip jurubicara pemerintah Ali Agha Mohammadi yang mengatakan, utusan Eropa sebaiknya siap memberikan insentif terinci kepada Iran sebagai imbalan atas diperpanjangnya larangan kegiatan pengayaan nuklir.
Perserikatan Bangsa Bangsa dan Uni Eropa menghendaki Iran meninggalkan program nuklirnya dengan imbalan mendapat bantuan ekonomi. Tetapi pembicaraan selama 6 bulan telah gagal mencapai persetujuan.
Amerika Serikat menuduh Iran menggunakan program nuklirnya untuk membuat senjata nuklir, tuduhan yang telah berulang-ulang dibantah oleh Teheran. (voa/tut)