"Ia mengatakan hari ini tim itu akan kembali, tapi pembahasan lebih lanjut dibutuhkan," kata Anne Patterson, penjabat duta besar AS. Satu tim verifikasi PBB melaporkan pada 23 Mei lalu bahwa Suriah telah menarik tentaranya tapi mengatakan tidak ada cara untuk menentukan apakah agennya yang mengenakan baju sipil masih di negara itu.
Perancis dan AS meminta Annan untuk mengirim misi verifikasi ke Libanon kembali tapi sekjen enggan melakukannya, karena yakin tim itu akan kembali dengan laporan tidak meyakinkan yang sama. AS dan Perancis juga merupakan pemula dari resolusi DK PBB September lalu yang meminta Suriah menarik semua pasukannya dari Libanon, yang Damaskus lakukan bulan lalu setelah 29 tahun.
Jumat, seorang pejabat pemerintah AS menuduh bahwa Suriah telah menyusun daftar pembunuhan yang ditujukan pada pemimpin politik Libanon, dan Presiden AS George W. Bush meminta Damaskus untuk menanggapi laporan bahwa agen intelijennya masih beroperasi di negara tersebut.
Dan di Beirut, pemimpin Druze Libanon anti-Suriah mengatakan pejabat intelijen Suriah masih bebas dan juga memperingatkan tentang pembunuhan politik lagi. Satu tim internasional, yang dikirim oleh PBB, sedang menyelidiki pembunuhan 14 Februari atas mantan perdana menteri Libanon Rafik al-Hariri.
AS mengusulkan tim itu diperluas untuk mencakup penyelidikan terhadap kematian kolumnis anti-Suriah Samir Kassir, yang tewas pekan lalu di Beirut. Namun pemimpin penyelidik, seorang Jerman Detlev Mehlis, berkeberatan. Pemerintah Beirut mengundang tim agen FBI dan polisi Perancis untuk membantu penyelidikan kematian Kassir.
Duta Besar Suriah untuk PBB Fayssal Mekdad mengatakan awal pekan ini bahwa jika ada agen intelijen di Libanon, mereka itu dari Perancis, AS atau Israel. "Saya yakin tidak ada orang Suriah di sana. Biarkan mereka menyelidiki diri mereka sendiri," katanya.
Annan juga mengirim pejabat Norwegia Terje Roed-Larsen, utusan khususnya untuk situasi Suriah-Libanon, ke Damaskus untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Bashar al-Assad, yang akan diadakan Minggu. (*/tut)