< >

Parpol di Etiopia Serukan Penghentian Kekerasan

Sabtu, 11 Juni 2005 14:34
Kapanlagi.com - Partai Front Demokratik Revolusioner dan dua koalisi oposisi menyerukan stop kekerasan di jalanan. Hal ini disampaikan di Addis Ababa, Jumat. Partai politik yang saling bersaing itu akan menandatangani kesepakatan untuk menghentikan kekerasan antara polisi dan demonstran yang telah menewaskan 29 orang.

Partai politik ini juga mendukung penyelidikan soal penyimpangan dalam pemilihan umum. Keadaan ini membuat hasil akhir pemungutan suara belum diumumkan meski telah menginjak pekan ketiga pascapemilu.

Pihak oposisi menuding telah terjadi penyimpangan pemilu dan menggelar unjuk rasa sejak awal Ahad silam. Rabu silam, unjuk rasa diwarnai keributan. Polisi melepaskan tembakan ke pengunjuk rasa yang memprotes hasil perhitungan sementara pemilu yang mengindikasikan kemenangan bagi partai berkuasa.

Pascainsiden Rabu, sebagian besar toko masih tutup dan para pengendara taksi tak bekerja. Mereka memprotes penangkapan dan penahanan para demonstran. Sejumlah saksi mata menyebutkan, polisi antihuru-hara juga menangkap belasan pria di pusat Kota Addis Ababa karena dicurigai sebagai pengunjuk rasa.

Amnesti Internasional menyatakan polisi menggunakan kekerasan yang berlebihan dalam menangani para pengunjuk rasa. Organisasi itu memperkirakan sekitar 100 demonstran terluka dan 1.500 mahasiswa serta pengunjuk rasa lain terancam disiksa setelah ditahan. Salah satu keluarga pengunjuk rasa yang sempat menengok penjara mengatakan keadaan di tempat itu sangat mengerikan. (lpt/tut)