Sebelumnya, PM Inggris Tony Blair mengatakan, dia tidak berniat merundingkan ulang potongan kontribusi, kecuali ada "peninjauan mendasar" atas anggaran belanja Uni Eropa. Schroeder dan Chirac bertemu di Paris menjelang pertemuan puncak penting Uni Eropa pekan depan.
Dilaporkan perang kata-kata telah menjadi bagian pertemuan puncak Uni Eropa di Brussel, yang kini terasa sarat dengan perbedaan pandangan. Inggris akan dikucilkan berkenaan dengan potongan kontribusi, sementara 24 negara lain berpandangan, potongan itu harus dihentikan.
Pertikaian meledak hari Kamis, ketika Presiden Perancis mendesak Inggris agar menunjukkan "sikap solidaritas" atas restitusi sebesar 3 miliar pound yang dia peroleh dari anggaran Uni Eropa tiap tahun. Menanggapi pernyataan itu, Blair mengatakan London tidak akan melepaskan uang itu.
Menurut Blair, meski sudah dipotong, sumbangan bersih Inggris kepada Uni Eropa jauh lebih besar dari Perancis, yang para petaninya menerima subsidi besar dari Kebijakan Pertanian Besar Uni Eropa. Minggu, Blair mengatakan, potongan, yang diperoleh Inggris tahun 1984 melalui perundingan alot oleh PM saat itu, Margaret Thatcher, hanya bisa dibahas dalam perundingan umum mengenai anggaran Uni Eropa.
"Jika Anda mengadakan peninjauan ulang terhadap cara Eropa membelanjakan dananya, maka semuanya bisa diperdebatkan," katanya. Namun, dalam konferensi pers dengan Schroeder, Chirac menegaskan perjanjian 2002 yang mempertahankan subsidi pertanian selayak diterapkan. "Saya tidak akan berkompromi tentang isu ini," kata Chirac.
Schroeder mendukung pandangan Perancis. Dia mengatakan, Inggris harus memperlihatkan itikad solidaritas jika ingin kesepakatan anggaran tercapai. Pertemuan puncak Uni Eropa pekan depan dibayang-bayangi penolakan konstitusi Eropa oleh pemilih Perancis dan Belanda dalam referendum baru-baru ini.
Di Paris, baik Schroeder maupun Chirac menegaskan seruan agar negara-negara anggota Uni Eropa tetap melanjutkan proses ratifikasi. Namun, Inggris telah menangguhkan rencana referendum. Sedangkan, 10 angggota lain telah meratifikasi naskah hukum itu. Konstitusi baru ini baru akan berlaku, jika ke-25 negara Uni Eropa menyetujuinya. (bbc/tut)