< >

AS dan Korsel Berusaha Satukan Pandangan

Sabtu, 11 Juni 2005 17:37
Kapanlagi.com - Presiden Korsel mendukung pendekatan lebih luwes Presiden Korea Selatan Roh Moo-hyun merundingkan konfrontasi program nuklir Korea Utara dengan presiden Bush di Washington. Muncul ketegangan dalam hubungan kedua negara karena Korea Selatan menginginkan pendekatan yang lebih luwes.

Tetapi kedua pemimpin tetap akan berusaha menunjukkan kesatuan pandangan dalam pernyataan resmi mereka. Minggu ini Korea Utara kembali mengakui bahwa negara tersebut memiliki senjata nuklir dan masih terus membuatnya.

Kunjungan presiden Roh ke Washington dilakukan di saat genting konfrontasi nuklir. Korea Utara tidak ingin terlibat dalam perundingan internasional selama setahun, dan pemerintah Bush mulai mengisyaratkan ketidaksabarannya.

Kelompok garis keras di Washington memandang Korea Selatan sebagai penyebab masalah juga. Seoul terus berusaha membina hubungan baik dan ikatan dagang, meskipun Korut mengakui menimbun senjata nuklir.

Pejabat Amerika mengatakan tindakan pemaksaan diperlukan jika Korea Utara tidak mau kembali ke meja perundingan. Tetapi Korea Selatan bersama sama dengan Cina menolak membicarakan pengenaan sanksi. Mereka meminta Amerika lebih luwes. (bbc/tut)