Hannah Middleton, jurubicara Koalisi Kampanye Anti-Pangkalan Militer, mengatakan rencananya mereka akan melakukan blokade damai di luar zona latihan militer Shoalwater di Negara Bagian Queensland, pusat komando bagi latihan bersandi "Pedang Talisman" itu.
"Kami akan memblokade pintu untuk mencegah setidak-tidaknya menunda latihan militer tersebut," kata Middleton dalam pernyataannya.
Para pemrotes, kata Middleton, akan menghentikan gerakan-gerakan militer Australia atau AS yang akan membawa personil atau peralatan memasuki Teluk Shoalwater.
Namun ditegaskan, protes akan dilancarkan tanpa kekerasan, meski juga akan dilakukan selama yang mereka bisa lakukan. Para aktivis perdamaian itu menyatakan jutaan dolar telah dialokasi bagi pelatihan militer itu, yang semua dananya ditujukan bagi program-program kesehatan dan pendidikan.
Lebih dari 11.000 personil AS dan 6.000 personil militer Australia dilibatkan dalam latihan gabungan itu, yang pertama kali dilaksanakan dari program yang selanjutnya akan dilakukan rutin dua tahun sekali itu.
Dalam perkembangan sebelumnya, dua pelaut AS yang akan ikut dalam pelatihan militer itu telah ditangkap polisi Australia karena kedapatan membawa obat bius. Penangkapan dilakukan setelah mereka dicurigai berusaha membawa obat bius ke atas kapal perang AS.
Pelaku ketiga yang ditangkap adalah seorang pria Australia, yang secara bersama-sama akan diajukan ke pengadilan Townsville hari Jumat setelah Polisi Federal Australia mendapati mereka membawa 11kg zat mirip amfetamin yang mereka sembunyikan dalam sejumlah paket barang hadiah.
Seorang jurubicara polisi mengatakan kedua pelaut AS itu dari kapal perang USS Boxer yang sedang bersandar di Townsville, di Queensland. (*/lpk)