< >

WHO Beri Rekomendasi Pelaksanaan Vaksin Polio Secara Nasional

Jum'at, 17 Juni 2005 07:45
Kapanlagi.com - Pakar vaksin polio PT Bio Farma Lina Herlina Sumara mengatakan lembaga kesehatan dunia WHO telah memberikan rekomendasi pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio dilakukan secara menyeluruh di Indonesia.

Dengan rekomendasi tersebut maka Departemen Kesehatan RI menindak lanjutinya, ungkapnya, di sela-sela kunjungan anggota Komisi IX DPR RI ke PT Bio Farma, Bandung, Kamis.

Lina Herlina menambahkan pelaksanaan pemberian vaksin secara menyeluruh tingkat nasional tersebut, diperkirakan akan dilakukan pada bulan Agustus dan September 2005 mendatang.

Ia menyebutkan, pelaksanaan PIN Polio itu sendiri akan diberikan kepada daerah yang memiliki skala prioritas yang lebih membutuhkan, dan jumlahnya sekitar tujuh propinsi.

Menurut dia, ketujuh propinsi tersebut berada di Pulau Jawa, Sumatera Selatan, dan Bali seiring kekhawatiran keberadaan virus polio liar akan menyebar.

Khususnya untuk di Jabar sendiri, katanya, perkembangan virus polio liar itu telah merembet jauh, seperti mencapai kawasan Cidaun atau Jabar bagian selatan dan ke arah baratnya sampai Bogor serta Serang.

Oleh karena itu, ia berharap kepada ibu-ibu untuk mengikutsertakan anak-anaknya dalam pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio putaran kedua yang akan berlangsung pada tanggal 28 Juni 2005 mendatang.

"Setidaknya balita itu harus diberi dua tetes vaksin polio dalam mencegah terkena penyakit polio," ujarnya.

Ia mengatakan, bila anak-anaknya tidak mendapatkan vaksin polio itu maka akan berdampak pada kesehatannya, seperti, terkena lumpuh layuh bahkan dapat menyebabkan cacat seumur hidup.

Pemberian vaksin polio itu benar-benar aman dan tidak akan sampai menimbulkan mencret-mencret atau kejang-kejang.

Sementara itu, Kepala Humas PT Bio Farma Elvyn Fajrul Jaya Saputra mengatakan PT Bio Farma diminta pemerintah untuk mempersiapkan kebutuhan vaksin polio untuk PIN seluruh propinsi yang akan dilaksanakan pada akhir tahun 2005.

"Oleh karena itu, PT Bio Farma bekerja keras menggunakan kapasitas produksi yang ada secara maksimal untuk menyukseskan pelaksanaan PIN tersebut," tandasnya. (*/dar)