< >

Wapres Minta Kerjasama Tiga Negara Perangi Perompak Selat Malaka Dilanjutkan

Senin, 20 Juni 2005 21:01
Kapanlagi.com - Wapres M Jusuf Kalla meminta agar kerjasama tiga negara, Indonesia, Malaysia dan Singapura untuk memerangi perompak di sepanjang Selat Malaka terus dilanjutkan karena perompakan itu merugikan negara.

Hal itu dikemukakan Ketua Pelaksana Seminar Navigasi Selat Malaka, Laode M Kamaluddin, di Jakarta, Senin usai menghadap Wapres di Istana Wapres, Jakarta, yang juga didampingi sejumlah Ketua INSA (Persatuan Pelayaran Niaga Indonesia) Oentoro Surya dan Dewan Maritim Indonesia.

"Wapres mendukung seminar ini, karena isu Selat Malaka belum tuntas," katanya.

Dikatakan Laode, perompakan di selat malaka rata-rata bermotif ekonomi atau uang, belum pada motif politik misalnya terorisme seperti yang didengung-dengungkan Amerika Serikat (AS), sehingga AS menggelar pasukan di Selat Malaka.

Sayangnya, kata dia, tuduhan mengenai perompakan bermotif terorisme itu tidak mendapat reaksi dari Indonesia atau pernyataan yang "berwibawa" untuk membantah isu tersebut.

"Sampai sekarang kami belum menemukan adanya unsur terorisme dalam perompakan di Selat Malaka tersebut," tambah anggota Dewan Maritim Indonesia Agustomo.

Dikatakannya, perompakan di Selat Malaka masih bersifat tradisional dan bermotif uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga dalam suatu kasus perompakan setelah menaiki kapal mereka (perompak) meninggalkan kru dalam keadaan hidup tanpa luka.

Meskipun demikian, menurut Ketua INSA Oentoro Surya, hal itu tetap menyebabkan kerugian yang cukup besar. Menurut dia, kerugian akibat perompakan di Selat Malaka tersebut rata-rata bisa mencapai 100 juta dolar AS per tahun.

Oleh karena itulah, Wapres sangat perhatian dalam isu Selat Malaka tersebut. Bahkan rencanya seminar yang akan diadakan pada 22 Agustus 2005 itu akan dibuka oleh Wapres di Istana Wapres, Jakarta.

Tujuan seminar itu sendiri menyebutkan untuk membangun pusat informasi regional untuk pengaturan dan efisiensi pelayaran melalui elektronik, sistem identifikasi otomatis, penentuan posisi dengan bantuan satelit, komunikasi data laut ke darat dan pemetaan lingkungan.  (*/lpk)

 Pesan dari sponsor 

Lihat Profil: Jusuf Kalla

KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar


Arsip Foto Jusuf Kalla
002.jpg
001.jpg


BERITA LAINNYA