< >

Ical Senang Bagi Hasil Exxonmobil Diterapkan di Perusahaan Lain

Jum'at, 01 Juli 2005 05:38
Kapanlagi.com - Menko Perekonomian Aburizal Bakrie merasa sangat senang bila pola bagi hasil untuk ExxonMobil dalam ekploitasi dan eksplorasi minyak di blok Cepu, Jateng, diterapkan bagi perusahaan lain di ladang minyak yang berbeda.

"Sangat senang," kata Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie, menjawab wartawan seusai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (30/6).

Ia mengatakan, dalam pola bagi hasil dengan ExxonMobil, perusahaan asal AS tersebut akan mendapatkan bagian 13,5% jika harga minyak dunia sedang rendah.

Namun jika harga minyak dunia tinggi, perusahaan itu hanya mendapatkan 6,5%, katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara Tim Perunding Blok Cepu, Rizal Mallarangeng menjelaskan bahwa Pemerintah dan ExxonMobil telah menyepakati pembagian hasil produksi minyak di lapangan Cepu, Jateng yang disebutkan sebagai formula baru.

Pada harga minyak yang paling rendah, ExxonMobil akan mendapat 13,5% dan pada harga paling tinggi seperti sekarang ExxonMobil mendapat 6,7%, katanya.

"Itu formula baru yang kita pakai," kata Rizal yang juga kakak Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng.

Ditanya kompensasinya yang diminta untuk Indonesia karena perpanjangan kontrak tersebut, Rizal mengatakan, sekitar US$400 juta, namun hal itu masih tergantung harga minyak dan masih belum ditandatangani perjanjian kompensasi tersebut.

Rizal mengatakan, ada masalah penting yang tidak bisa dipisahkan yaitu "equity" (modal) blok Cepu yang dibagi untuk Pertamina 45%, ExxonMobil 45% dan Pemda 10%.

Jika bagi hasil ladang Cepu 85:15, artinya ExxonMobil akan mendapat 45% dari 15% yakni sekitar 6,7%.

"Split" atau bagi hasil 85:15 berlaku kalau harga minyak tertentu misalnya US$45 per barel atau di atasnya.

Jika harga terendah (kurang dari US$35 per barel) maka 70:30 sehingga ExxonMobil dapat 45% dari 30% artinya 13,5%.

"Jadi ide dasarnya, semakin tinggi harga minyak semakin tinggi pemasukan bagi Indonesia," katanya. (*/dar)