Dalam sesi latihan di Sidoarjo, Jumat petang, pelatih Yusack Deltras Sutanto tampak lebih memfokuskan peningkatan kinerja kerjasama tim dari lini belakang, barisan tengah dan lini depan dengan lebih menonjolkan umpan-umpan pendek cepat, yang sesekali divariasikan umpan-umpan panjang menyilang.
Hampir semua pemain ikut dalam latihan. Para pemain yang dikoordinir kapten tim John Scarlet tampak serius mengikuti dan menjalankan intruksi dari Yusack.
Yusack Sutanto di sela-sela memandu latihan mengatakan, dirinya tidak melakukan persiapan khusus menghadapi PSPS, namun hanya meningkatkan kerjasama tim, khususnya barisan tengah dan depan agar lebih tajam dan produktif.
"Kerjasama barisan tengah dan depan harus variatif dan kreatif untuk bisa membongkar barisan pertahanan PSPS. Sebab, PSPS diperkirakan akan bermain bertahan," kata mantan pelatih Persijatim Solo FC dan Pelita KS ini.
Ia menyatakan optimis anak asuhnya bakal merebut poin penuh dari PSPS, karena selain tampil di kandang sendiri, juga mereka memiliki kepercayaan diri yang meningkat, setelah berhasil menahan seri Persita 2-2 di Tangerang, Rabu (06/07) lalu.
Menyinggung pemain yang akan diturunkan, Yusack belum bisa memastikan, karena masih akan melihat perkembangan semua pemainnya hingga Sabtu (09/07) petang. Namun, yang pasti stopper andalannya Ebentje Rodolf tidak bisa bermain, karena terkena kartu merah saat melawan Sriwijaya FC di Palembang, Minggu (03/07) lalu.
Namun, ia menyatakan, kemungkinan besar pemain yang diturunkan tidak jauh berbeda dengan formasi yang diturunkan selama ini yakni striker Hilton Moreira, Airlangga/Nur Choliq (striker), Leandro Braga, Dwi Joko, Ayoek Berti, Bayu Andra/Jimmi Mak (barisan tengah).
Barisan belakang akan diisi N Raymond, John Scaclet, Waluyo, Erick Setiawan, Mayshadi dan kiper dipercayakan kepada Ari Kurniawan/Sahari Goeltom.
"Dengan komposisi seperti ini dan anak-anak stabil permainannya, saya yakin bisa meredam PSPS," tambanya. (*/lpk)