< >

Bosnia Peringati 10 Tahun Pembantaian Muslim Srebrenica

Selasa, 12 Juli 2005 14:46
Kapanlagi.com - Tamu kehormatan dari seluruh dunia hari Senin bergabung dengan puluhan ribu warga Bosnia Herzegovina memperingati 10 tahun pembantaian kaum Muslim di Srebrenica oleh Serbia.

Sekitar delapan ribu warga Muslim, pria dan anak-anak, dibunuh ketika kota itu jatuh ke tangan pasukan Serbia-Bosnia pada bulan Juli 1995.

Pembantaian itu merupakan yang terburuk semasa perang Bosnia. Ribuan orang diperkirakan akan menghadiri upacara peringatan hari ini, termasuk presiden negara tetangga, Serbia.

Upacara pemakaman untuk 610 korban yang baru diidentifikasi belum lama ini dilangsungkan di makam, di mana seribu 300 korban lain telah dikuburkan. Delapan ribu lelaki Muslim, dewasa dan anak-anak, tewas dalam pembantaian tahun 1995 itu.

Dalam sebuah pernyataan, Gedung Putih mengatakan, pembantaian itu merupakan kekejaman luar biasa terhadap orang-orang tak berdosa. Di antara yang hadir terdapat Richard Holbrooke, yang memegang peran penting memediasi diakhirinya konflik Bosnia.

Mantan diplomat Amerika itu menyebut pembantaian Srebrenica 'tragedi', dan kegagalan bagi NATO dan pasukan perdamaian PBB.

Menlu Inggris Jack Straw mengeluarkan pernyataan senada dan mengatakan, "kekejian ini berlangsung di depan mata, dan kita tidak berbuat apa-apa."

Para menteri dari Inggris, Perancis, dan Belanda serta pejabat Amerika Serikat akan turut serta dalam upacara peringatan di makam Potocari, tempat dikuburkannya banyak korban.

Operasi keamanaan besar-besaran sedang dilakukan di Bosnia menjelang upacara khusus untuk mengenang pembantaian Srebrenica yang terjadi sepuluh tahun lalu.

Presiden Serbia Boris Tadic juga menghadiri upacara itu meskipun dikecam keras oleh kaum Nasionalis Serbia. Pembantaian tahun 1995 itu dianggap sebagai kekejaman paling parah di Eropa sejak berakhirnya Perang Dunia II. (rew/bun)