< >

Pemerintah Bantah Tunda IPO PT Indonesia Power

Selasa, 12 Juli 2005 19:38
Kapanlagi.com - Pemerintah membantah menunda rencana menjual saham perdana (Initial Public Offering/IPO) PT Indonesia Power (anak perusahaan PT PLN).

"IPO Indonesia Power tidak ditunda, tapi tergantung kondisi pasar dan waktu yang tepat," kata Deputi Meneg BUMN bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Telekomunikasi, Roes Aryawijaya, di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (12/7).

Menurut Roes, IPO Indonesian Power dimaksudkan agar perusahaan itu lebih efisien dan akuntabel, sehingga selanjutnya bisa dipisahkan dari induknya PT PLN.

Sebelumnya, manajemen PT PLN mengatakan dalam IPO tersebut saham Indonesia Power akan dijual ke publik sekitar 20-30 persen, dan ditargetkan listing di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada semester II 2005.

"Sejak awal 2005 perusahaan sudah menunjuk konsultan untuk IPO, namun hingga kini belum ada keputusan. Tanya saja kepada manajemen PT PLN," kata Roes.

Ia menegaskan, kinerja keuangan Indonesia Power dalam tiga tahun berturut-turut membukukan untung, sehingga memiliki peluang untuk melepaskan saham ke publik melalui pasar modal.

Aset Indonesia Power tercatat sebesar Rp54triliun, sedangkan laba operasi pada 2004 mencapai sekitar Rp1,2 triliun.

"IPO lebih cepat lebih bagus. Kebijakan pemerintah agar IPO sudah jelas. Dan, sekali lagi rencana ini tidak ada kaitannya dengan program privatisasi yang akan dilakukan pemerintah," tegas Roes. (*/dar)