< >

Laga Persijap Versus PSM Diundur

Rabu, 20 Juli 2005 11:41
Kapanlagi.com - Pertandingan sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia (LI) XI wilayah timur antara tuan rumah Persijap melawan PSM Makassar di Stadion Kamal Junaidi Jepara, akhirnya mundur sehari.

Sekertaris Tim Persijap, Darmadi SH pada wartawan di Jepara, Rabu, mengatakan, rencananya pertandingan itu digelar tangal 26 Juli 2005 tetapi mundur jadi 27 Juli 2005.

"Alasannya karena ada sangkut pautnya dengan keberadaan pemainnya di timnas. Mungkin PSM keberatan kalau tiga pemainnya tidak bisa memperkuat dalam pertandingan menghadapi Persijap," katanya.

Sementara soal Arlison Oliveira yang dipanggil Komdis PSSI berkaitan dengan aksi pemukulan ketika timnya menghadapi tuan rumah Persipura Jayapura, ia mengatakan, sampai kini belum ada keputusan dari Komdis.

Dia berharap agar keputusan Komdis soal itu kemungkinan sebelum tanggal 23 Juli 2005, saat Persijap menjamu Persela Lamongan.

Menghadapi Persela Lamongan di pertandingan lanjutan LI XI di Stadion Kamal Junaidi Jepara, Sabtu (23/7), stopper asing Brasil Evaldo Silva De Asiz menyatakan kondisi kakinya sudah berangsur membaik.

Cedera pada lutut kiri yang didapatkannya saat bertanding melawan PSIS Semarang di Jepara itu, sempat semakin memburuk setelah diabaikannya dalam beberapa kali pertandingan.

Terakhir pada saat timnya menghadapi Persebaya beberapa waktu lalu, pemain ini langsung ditarik pelatih Rudy William Kaltjes di babak kedua.

Setelah istirahat kurang lebih dua minggu, cideranya sudah semakin membaik. "Saya siap dimainkan melawan Persela mendatang," katanya.

Saat melawan PSIS Semarang dipertandingan kedua Copa Indonesia 2005, pemain ini tidak diturunkan dan justru menjalani pengobatan di Solo.

"Saya pergi ke dokter di Solo. Menurut dokter, pada sendi lutut saya terjadi kerenggangan tulang yang semakin parah karena saya paksa main terus. Tapi sekarang sudah baik," paparnya.

Melawan Persela, menurut dia, timnya harus tetap hati-hati karena sikap meremehkan lawan justru akan menjadi bumerang bagi diri sendiri.

"Kami harapkan teman-teman tetap menjaga sikap dan pemikiran terhadap calon lawannya tersebut. Mental bertanding Persijap harus bisa dibentuk kawan-kawan seperti pada saat menang dari PSIS beberapa waktu lalu," katanya. (*/rit)