"Serangan kami di jantung ibukota kafir Inggris tidak ada apa-apanya, kecuali pesan pada semua pemerintah di Eropa bahwa kami tidak akan berhenti hingga semua tentara kafir meninggalkan Irak," kata pernyataan Brigade Abu Hafs al-Masri tertanggal 22 Juli.
"Ini adalah peringatan pada semua orang yang mengikuti kebijakan presiden kafir Amerika," katanya menambahkan, menunjuk pada Presiden AS George W. Bush.
Pernyataan kedua mengatakan: "Perintah kami berikutnya akan di jantung ibukota Eropa, di Roma, Amsterdam dan Denmark, karena tentara mereka masih di Irak, menjalankan perintah tuan Amerika dan Inggris mereka".
Pernyataan Jumat (22/7), seperti pernyataan sebelumnya dari kelompok itu, tidak tampil di situs internet al-Qaidah. Sejumlah pejabat AS mengatakan, hubungan kelompok Abu Hafs al-Masri dengan al-Qaidah tidak jelas.
Kelompok itu mengaku bertanggungjawab atas banyak serangan di Eropa pada masa lalu, termasuk pemboman kereta api di Madrid 2004. Ada pengakuan yang tidak dipercayai oleh para pakar keamanan.
Kelompok yang sama mengatakan, kelompok itu yang melakukan empat serangan bom di London dua pekan lalu yang menewaskan 56 orang.
Polisi Inggris, Jumat (22/7), mengejar empat pria yang menyerang jaringan transportasi di London satu hari sebelumnya dalam upaya yang tampaknya tidak berhasil untuk mengulangi (keberhasilan) serangan 7 Juli. (*/bun)