
Jam dan Lewis merupakan partner lama Janet. Mereka berdua telah bekerjasama dengan Janet hampir selama dua puluh tahun lamanya.
Sebagai bocoran, album Janet kali ini banyak mengusung rhytm-rhytm familiar. Tak hanya itu, Janet juga akan memamerkan kemampuannya menggubah lagu dalam albumnya itu.
"Album ini merupakan hasil dari keterlibatan kami semua. Satu hal penting, sekarang Janet lebih percaya diri dengan kemampuannya mencipta lagu. Bahkan, hampir seluruh lagu adalah karyanya. Dan bisa dikatakan, saat ini kami kembali melakukan hal menyenangkan seperti dulu," kata Lewis.
Proses rekamannya sendiri tengah dilakukan saat ini. Namun, beberapa diantaranya dilakukan di studio milik Jermaine Dupri, Presiden Virgin Urban sekaligus kekasih Janet. Pria ini juga bertindak sebagai produser eksekutif album miliknya.
Album ini merupakan kelanjutan dari Damita Jo yang diluncurkan 2004 lalu. Rilisan tersebut bertahan di tengah maraknya tragedi Superbowl. Di mana saat itu dada Janet tanpa disengaja tersingkap saat berduet dengan Justin Timberlake. Namun, kasus itu justru membuat album ini meroket. Tak tanggung-tanggung, Damita Jo langsung menduduki No 2 pada The Billboard 2000. Dan terjual sebesar 971 ribu kopi di Amerika. (dis/dar)
Lihat Profil: Janet Jackson