< >

PSM Makasar Kembali Kesandung Masalah

Rabu, 03 Agustus 2005 14:24
Kapanlagi.com - Manajemen PSM kembali tersandung masalah, menyusul ancaman pengunduran diri Frits Korbach pelatih asal Belanda kelahiran Jerman pengganti M Basri sebagai pelatih kepala pada putaran II kompetisi Liga indonesia 2005.

Korbach mengancam mundur sebagai pelatih, Selasa malam, menyusul tindakan indisipliner sejumlah pemain dengan berbagai alasan yang kurang tepat, misalnya izin menemui keluarga di tempat asalnya, namun terlambat mengikuti latihan dengan alasan yang kurang masuk akal.

Selain tindakan kurang disiplin pemain, Korbach nyaris meninggalkan tim asuhannya PSM, Rabu, akibat kesalapahaman dengan manajemen PSM mengenai pembayaran gaji pelatih asing itu yang sejak menangani tim "Ayam Jantan Dari Timur" , julukan PSM selalu terlambat .

Korbach mengaku, ia belum menerima gaji dari tim pengelola sebesar US$5 ribu untuk satu bulan hingga saat ini yang seharusnya dibayarkankan pada setiap tanggal 1 bulan berjalan.

Namun, manajer PSM Erwin Aksa mengatakan, bahwa sesuai dengan kesepakatan dengan manajer Korbach ,maka pihak manajemen PSM membayar gaji pelatih asing itu pada tanggal 17 setiap bulan, sehingga terjadi kesalahpahaman antara manajemen dengan Korbach.

Pembayaran gaji tidak ada masalah, kita akan bayar sesuai dengan kesepakatan dengan pihak manajer Korbcah, Ruuv Voll yang kini berlibur di Bali. Berdasarkan kesepakatan tersebut, maka gaji pelatih asal Belanda itu akan dibayar pada setiap tanggal 17 bulan berjalan.

Karena kekeliruan itu, maka Korbach kemudian meminta maaf kepada manajemen dan para suporter fanatik PSM yang terus memantau perkembangan tim ini yang terus dilanda masalah internal.

Sementara salah seorang tokoh dan pemerhati sepakbola setempat menyatakan cukup prihatin dengan kondisi yang terjadi di tubuh PSM. Ini sesuatu yang sangat langka, sebab kebanyakan tim yang dilanda masala internal akan berdampak buruk terhadap prestasi tim itu..

Namun, justru yang terjadi di PSM, manajemen yang kurang bagus, tetapi prestasi cukup membanggakan tim PSM berada di papan atas klasemen sementara grup timur. Karena itu, tokoh olahraga yang juga pengurus terus KONI Sulsel itu minta agar masalah yang terjadi di PSM segera teratasi dan lebih berkonsentrasi menghadapi pertandingan delapan besar 205 maupun musim kompetisi Liga Indonesia 2006. (*/rit)