< >

Soal Pemukulan Wasit, Panpel PSIS Tunggu Putusan Komdis

Kamis, 11 Agustus 2005 19:21
Kapanlagi.com - Panpel PSIS Semarang masih menunggu putusan Komisi Banding soal aksi pemukulan terhadap wasit Purwanto yang memimpin pertandingan antara timnya melawan Persita Tangerang.

"Kalau wasit Purwanto melaporkan kasus ini ke PSSI, kita tunggu saja surat panggilan dari Komdis PSSI. Kita belum berani bersikap sebelum ada pemberitahuan dari Komdis," kata Ketua Panpel PSIS, Deddy Satria Budiman di Semarang, Kamis (11/08).

Yang jelas, kata dia, dari panpel sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengerahkan petugas keamanan (marinir,red) untuk mengawal wasit Purwanto begitu usai pertandingan tersebut.

Tetapi harus diingat, kata dia, penonton juga banyak yang masuk ke lapangan sehingga sulit bagi petugas untuk mengontrol penonton. "Tiba-tiba ada penonton yang memukul wasit, tentunya keamanan sulit mencegahnya," katanya.

Dia mengakui, memang ada aksi pemukulan terhadap wasit Purwanto di sentle band Stadion Jatidiri Semarang ketika wasit itu berjalan menuju ke ruang ganti pakaian usai memimpin pertandingan tersebut.

Seperti diwartakan sebelumnya, Wasit Purwanto dari Kediri yang memimpin pertandingan antara PSIS melawan Persita Tangerang di pertandingan lanjutan Kompetisi Sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia (LI) XI di Stadion Jatidiri Semarang, Rabu petang, mengalami cedera karena dipukul oknum penonton.

Wasit tersebut mengelami cedera di lambung bagian kiri akibat terkena pukulan oknum penonton usai pertandingan kedua tim yang berakhir dengan kedudukan 1-1 itu.

Usai pertandingan tersebut, Purwanto dihujani lemparan dengan menggunakan botol bekas minuman oleh penonton yang berada di tribune barat stadion tersebut, ketika berjalan menuju ke ruang ganti pakaian.

Padahal saat itu wasit tersebut sudah mendapatkan perlindungan dari petugas keamanan dan panitia pertandingan. Tetapi begitu masuk ke lorong yang menuju ke ruang ganti, tiba-tiba ada penonton yang memukul wasit di lambung kiri dan kepala.

Akhirnya wasit naas itu langsung dilarikan ke ruang ganti wasit dan mendapat perawatan dari tim kesehatan PSIS Semarang yang kebetulan ruangannya berdekatan ruang ganti pakaian wasit.

Bahkan, ketika meninggalkan stadion tersebut wasit mendapatkan pengawalan dari petugas keamanan untuk mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

"Kalau kita dipanggil Komdis PSSI, berarti ada dua masalah, yaitu soal penonton dan wasit saat PSIS menjamu Persija Jakarta Pusat dan soal pemukulan wasit saat PSIS menjamu Persita Tangerang," kata Deddy Satria Budiman. (*/lpk)