< >

Didera Cedera Pemain, Persib Intensif Susun Strategi Lumpuhkan PSDS

Jum'at, 12 Agustus 2005 20:53
Kapanlagi.com - Meskipun cedera mendera beberapa pemain intinya, Tim Maung Bandung Persib tetap menggenjot timnya dalam latihan spartan untuk mendapatkan formasi yang pas untuk melumpuhkan tim PSDS Deli Serdang pada pertandingan kandang yang akan berlangsung di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (16/08) mendatang.

Beberapa pemain yang cedera di kubu Persib adalah kapten tim Dadang Hidayat, wing back Aji Nurfijal, Pradit Thawechai, Uilian de Sauza dan Suwitha Patha. Cedera tersebut mereka dapat saat melakukan partai tandang ke Sumatera.

Menurut Assisten Pelatih Persib, Bambang Sukowiyono, beberapa pemain cedera setelah bertanding di Sumatra, namun beberapa pemain mengalami cedera kambuhan seperti yang dialami Dadang Hidayat.

Cedera yang diderita beberapa pemain intinya tersebut, mungkin menjadi salah satu kendala dalam melaksanakan program latihan yang diberikan oleh pelatih Indra Thohir. Beberapa pemain harus absen latihan dalam beberapa sesi, dan sebagian masih menjalani latihan ringan agar cederanya tidak kambuh.

"Pemain yang cedera itu sebenarnya sudah mulai pulih, tapi kita berhati-hari agar cederanya tidak parah. Mereka dalam tahap therapi dan latihan yang dilakukannya yang ringan di pinggir lapangan, namun dalam beberapa hari kedepan diharapkan mereka bisa pulih," kata Bambang Sukowiyono.

Meskipun latihan pemain terkendala cedera, namun menurut Bambang Sukowiyono, pihaknya tetap melakukan langkah-langkah maksimal. Termasuk diantaranya mempersiapkan para pemain pengganti yang kemungkinan dicadangkan apabila ada pemain inti yang kurang fit pada pertandingan lawan PSDS.

Namun demikian, menurut assisten pelatih Persib itu, motivasi pemain yang tinggi tampaknya memberikan nilai positif untuk proses penyembuhan.

Para pemain tertantang untuk membuktikan diri bisa memberikan yang terbaik termasuk menembus babak delapan besar, katanya.

Hasil pertandingan PSMS yang gagal meraih kemenangan, jelas membuat selisih nilai Persib tidak tertinggal jauh. Dengan kondisi tersebut, para pemain Persib yang sudah melupakan kekalahan telak 0-5 di ajang Piala Liga bangkit kembali untuk fokus pada pertandingan lawan PSDS.

Bahkan para pemain dan offisial juga sudah komitment untuk 'habis-habisan' mempersembahkan kemenangan demi kemenangan pada setiap pertandingan sisa. Meskipun belum jelas pemain-pemain mana saja yang kemungkinan absen lawan PSDS pada pertandingan mendatang, namun menurut Sukowiyono para pemainnya menyatakan siap tempur.

"Siapapun yang dipasang pada pertandingan lawan PSDS, mereka adalah yang paling siap. Cedera pemain tidak membuat khawatir dan optimis mereka akan pulih pada waktunya," kata Sukowiyono.

Sementara itu, guna mempersiapkan pertandingan lawan PSDS, Persib memperbanyak latihan game, disamping melakukan latihan teknik dan strategi. PSDS, menurut Sukowiyono, bukan tim yang mudah dikalahkan, sehingga timnya harus mempersiapkan diri dengan baik.

"Pelatih sudah mempersiapkan segalanya termasuk memperhitungkan para pemain yang cedera, bahkan cedera yang dialami para pemain sudah mengalami kemajuan dan therapi yang dilakukan dalam beberapa hari ini diharapkan mempercepat kesembuhan mereka," kata Sukowiyono yang mengakui butuhnya kehadiran para pemain pilar itu.

Pertandingan lawan PSDS itu sendiri bagi Persib membawa dua misi yakni mengejar point penuh untuk tetap berada di orbit 'empat besar' grup Barat dan yang kedua adalah pembuktian kebangkitan Persib Bandung yang setelah menuai hasil buruk pada duel tandang di Sumatera.

Yang jelas, duel lawan PSDS tersebut merupakan 'pertaruhan' bagi Persib Bandung sebelum menghadapi lawan tangguh sekaligus yang mempermalukannya di ajang Piala Liga, PSMS Medan pada Minggu (21/08) mendatang.

Sementara itu, para pemain Persib sendiri sesumbar untuk 'keluar' dari posisi kritis timnya guna meraih tiket ke babak delapan besar Kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Super 2005 ini.

Kapten tim Dadang Hidayat menyebutkan, tidak ada kata lain bagi timnya kecuali harus memenangkan semua pertandingan sisa di putaran kedua ini.

"Tidak ada pilihan lain bagi kami kecuali bermain maksimal dan memenangkan semua pertandingan sisa, lepas satu pertandingan saja persaingan semakin berat. Kami ingin membuktikan bisa keluar dari posisi kritis ini," kata Dadang Hidayat yang mengalami cedera paha.

Sebagai kapten tim, Dadang berusaha untuk terus meyakinkan dan memotivasi teman-temannya yang memang sudah 'komitment' mengibarkan bendera Persib di babak bergengsi di Senayan.

"Konsentrasi kami fokus kepada pertandingan terdekat lawan PSDS, baru kemudian pada pertandingan berikutnya lawan PSMS Medan, pokoknya harus habis-habisan," kata Dadang yang juga pemain terlama bercokol di Persib Bandung. (*/lpk)