Manajer Tim PSIS, Yoyok Sukawi ketika dihubungi dari Semarang, Senin, mengatakan, jadwal itu merupakan wewenang dari PSSI.
"Kalaupun PSIS harus main lawan PSPS antara tanggal 24-28 Agustus 2005, tidak ada masalah, mengingat pertandingan lainnya mengalami penundaan," katanya.
Tetapi, kata putra kedua Walikota Semarang, Sukawi Sutarip SH yang juga ketua umum PSIS itu, sampai kini pihaknya belum menerima jadwal pertandingan tunda lawan PSPS tersebut. "Kami belum bisa menjelaskan kapan dan di mana pertandingan tunda itu dilaksanakan," katanya.
Seperti diketahui, Sekertaris Bidang Liga PSSI Joko Driyono mengatakan, rangkaian pertandingan Liga Indonesia 2005 yang sedianya dilaksanakan pada tanggal 24 dan 28 Agustus 2005 akhirtnya diundur menjadi tanggal 31 Agustus dan 4 September 2005.
Dia menjelaskan, jadwal 24 dan 28 Agustus yang akhirnya kosong akan digunakan untuk melaksanakan beberapa pertandingan yang tercecer, baik berupa partai tunda maupun partai usiran, salah satu diantaranya antara PSIS Semarang lawan PSPS Pekanbaru.
Pertandingan antara PSIS lawan PSPS di Stadion Rumbai tanggal 3 Juli 2005 akhirnya tidak bisa dilanjutkan karena tim tuan rumah mogok, menyusul keputusan wasit yang memberikan penalti pada tim Mahesa Jenar.
Pada saat dihentikan itu kedudukan 1-0 untuk kemenangan PSPS. Akhirnya Komisi Disiplin PSSI memutuskan bahwa tim asuhan pelatih Bambang Nurdiansyah itu menang WO atas PSPS.
Tetapi ternyata PSPS mengajukan banding dan diterima sehingga komisi banding PSSI akhirnya menganulir kemenangan WO PSIS itu. Pertandingan harus dilanjutkan dan dilaksanakan di tempat yang netral.
Pertandingan nantinya dimulai dengan tendangan penalti untuk PSIS Semarang menit ke-57 (*/rit)