Pelatih Persela Mustaqim yang dihubungi di Lamongan, Senin, mengatakan kondisi fisik dan mental tanding anak asuhnya sedang tinggi dan bertekad bisa mengukir kemenangan lagi seperti dua laga sebelumnya.
"Pertandingan besok cukup penting, karena satu kemenangan lagi akan membuat langkah Persela semakin ringan untuk menjauhi degradasi," katanya.
Karena itu, lanjut Mustaqim, tidak ada cara lain bagi anak asuhnya kecuali tampil ofensif dan menekan untuk meraih kemenangan.
Namun demikian, mantan pelatih tim sepakbola PON XVI ini juga mengingatkan Kleber Dos Santos dan kawan-kawan untuk tetap mewaspadai motivasi pemain Persmin yang diperkirakan akan tampil ngotot untuk mencuri poin.
"Saya yakin pertandingan besok akan berlangsung seru dan menarik. Kami akan tampil menyerang dan Persmin tentu juga tidak ingin kecolongan," tambahnya.
Menghadapi Persmin, tim berjuluk "Laskar Joko Tingkir" dipastikan tidak akan diperkuat striker Frederico yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Namun Mustaqim mengaku telah menyiapkan pemain pengganti yang tidak kalah kualitasnya.
"Tidak masalah meski Frederico absen, kami tetap optimistis bisa meredam mereka," tegas Mustaqim.
Laga lawan Persmin juga menjadi ajang balas dendam anak-anak Persela, karena pada putaran pertama di Minahasa, Persela kalah telak 0-3 dari Persmin.
Sementara itu, pelatih Persmin Joko Malis Mustafa yang dikonfirmasi terpisah mengatakan anak asuhnya siap memberi perlawanan pada Persela yang sedang bersemangat untuk memetik kemenangan.
"Yang jelas kami akan turun `full team` dan itu menjadi modal penting bagi kami untuk menghadapi Persela," katanya.
Joko Malis menambahkan timnya tidak terlalu ngotot untuk menargetkan kemenangan, karena posisi di klasemen sementara sudah cukup aman dari zona degradasi.
"Bukan berarti kami tidak akan ngotot, karena sedapat mungkin kami bisa mencuri poin dari Persela," ujarnya. (*/rit)